RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pergerakan pasar mata uang di hari Rabu(18/11), yen terpantau menguat tipis terhadap dollar AS ketika permintaan greenback mengalami kenaikan setelah pertumbuhan inflasi Amerika yang stabil pada bulan Oktober.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, pasangan USDJPY melemah 0.04% dengan diperdagangkan pada level 123.39. Sedangkan terhadap mata uang utama lainnya, pasangan EURJPY terpantau flat di level 131.39 dan GBPJPY melemah 0.02% di level 187.75.

Permintaan meningkat yang dialami oleh dollar AS terjadi setelah sebuah data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja menyebutkan bahwa inflasi konsumen AS mengalami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Oktober setelah turun sebesar 0.2% di bulan September. Sedangkan untuk inflasi konsumen inti telah mengalami kenaikan sebesar 0.2% di bulan Oktober.

Melambatnya hasil industri AS yang tercatat mengalami penurunan sebesar 0.2% di bulan Oktober juga terlihat belum mampu memberikan tekanan yang berarti bagi greenback untuk bergerak melemah terhadap mata uang lainnya.

Pada laporan pasar perumahan AS telah mengindikasikan penurunan, dimana sebuah data yang dirilis oleh NAHB menyebutkan bahwa indes pasar perumahan telah mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 62 di bulan November dari 65 di bulan Oktober.

Dengan demikian, pertumbuhan inflasi yang stabil di wilayah AS telah berhasil meyakinkan pasar bahwa The Fed akan segera menaikan tingkat suku bunga AS di bulan Desember mendatang.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/yen-menguat-tipis-di-rabu-pagi/