RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan valuta asing di hari Kamis(20/11), yen terpantau melemah terhadap greenback setelah laporan defisit neraca perdagangan Jepang mengalami penyempitan.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, pasangan USDJPY menguat 0.25% di level 118.23.

Yen terpantau melemah terhadap dolar AS ketika sebuah komentar ?dovish?? dari Gubernur Bank Sentral AS menjadi faktor utama pendorong dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Sementara itu, pagi hari ini yen tengah mencoba menghapus pelemahan terrhadap greenback, didukung membaiknya kondisi defisit neraca perdagangan Jepang, dimana berdasarkan laporan yang dirilis oleh oleh Menteri Keuangan Jepang telah memperlihatkan bahwa defisit neraca perdagangan Jepang telah menyempit, yang disesuaikan secara musiman menjadi -0.98T, dari -1.07T di bulan sebelumnya.

Sedangkan adapun laporan lain yang menyusul hari ini dengan data PMI Manufaktur Jepang yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 08.35 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa PMI Manufaktur Jepang akan mengalami kenaikan menjadi 52.7.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/yen-masih-melemah-terhadap-dolar/