RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa Saham AS berakhir rendah pada sesi perdagangan hari Rabu. Kerugian dialami oleh saham-saham sektor energi dan dibayangi hasil rilis pertemuan pengambil kebijakan Federal Reserve. Saham perusahaan energi menurun tajam setelah harga minyak jatuh ke level terendah dalam 6 ? tahun.

Indeks acuan S & P 500 ditutup 17,31 poin, atau 0,8% lebih rendah pada posisi 2,079.61, dengan delapan dari 10 sektor utama selesai dengan kerugian. Indeks acuan sempat jatuh di bawah harga 200 hari rata-rata bergerak, yang disebut oleh para analis sebagai tingkat teknis kunci menuju trend bearish. Sektor energi terkena sesi paling sulit, jatuh 2,8% setelah harga minyak anjlok ke posisi terendah akibat kenaikan data pasokan minyak mentah.

Sementara itu, hasil pertemuan untuk bulan Juli Federal Reserve menunjukkan bahwa kondisi untuk menaikkan suku pertama kalinya dalam hampir satu dekade masih bersifat ?mendekati? atau dalam bahasa lain belum terpenuhi. Dow Jones Industrial Average turun 162,61 poin, atau 0,9%, ke level 17,348.73, terseret lebih rendah oleh penurunan saham raksasa energi Chevron Corp yang jatuh 3% dan mencapai titik 52 minggu intraday terendah. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 40,30 poin, atau 0,8%, menjadi berakhir pada level 5,019.05, sementara komponen terberat yang membebani adalah Apple Inc yang turun 1,3%.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/wall-street-terbebani-penurunan-harga-minyak/