NEW YORK – Indeks Wall Street kemarin ditutup meroket setelah harga minyak sedikit pulih dan data ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan cukup sehat pada kuartal ketiga.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/12/2015), Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir 0,96% lebih tinggi, dengan saham Caterpillar (CAT.N) naik 4,86% pada kenaikan terbesar satu hari sejak Oktober.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 165,65 poin menjadi 17.417,27. Indeks S&P 500 naik 0,88% menjadi 2.038,97 dan Nasdaq Composite naik 0,65% menjadi 5.001,11.

Harga minyak naik tipis dari posisi terendah 11-tahun meskipun masih terjadi kekhawatiran kelebihan pasokan global dan permintaan.

Perbaikan tersebut sudah cukup untuk mendorong dektor energi Indeks S&P sebesar 1,22% lebih tinggi. Sektor ini telah menjadi pemain terburuk pada 2015, jatuh sekitar 24% sejauh tahun ini. Saham Chevron (CVX.N) menguat 1,15%.

Naik di akhir tahun yang diinginkan oleh pasar di Wall Street, indeks S&P 500 telah kehilangan 2% pada Desember. Ini masih 1% lebih rendah untuk 2015 setelah mencapai kenaikan tertinggi tahun ini pada Mei dan kemudian jatuh pada Agustus lebih kesulitan di pasar saham China.

Sebelumnya pada Selasa Departemen Perdagangan AS memangkas pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga ke 2% pada laju tahunan dari 2,1% yang diperkirakan sebelumnya.

Volume perdagangan diharapkan menjadi baik untuk sisa pekN ini, dengan pasar saham AS yang beroperasi sesi singkat pada hari Kamis dan penutupan pada Jumat untuk libur Natal.

Saham Teknologi Micron (MU.O) turun 2,9% setelah pembuat chip membukukan laporan kuartal pertama yang mengecewakan.

Saham Ford (FN) melonjak 3,42% setelah Automotive News melaporkan bahwa produsen mobil itu dalam pembicaraan dengan Google untuk membantu membangun mobil self-driving.

(izz)

Sumber : http://ekbis.sindonews.com/read/1071664/35/wall-street-reli-setelah-harga-minyak-sedikit-pulih-1450830907