Rifanfinancindo – Palembang – Tiga indeks utama di Wall Street catat rekor tertinggi pada perdagangan hari ini. Dow Jones Industri Average berada 50 poin di bawah 23.000, menjelang laporan laba perusahaan.

JPMorgan Chase dan Bank of America memimpin kenaikan di saham sektor perbankan, mengikuti kenaikan pada imbak hasil surat utang negara AS, yang menguntungkan bank-bank. JPMorgan naik 2,1 %, sementara Bank of America naik 1,6 %.

Indeks keuangan S&P 500 meningkat 0,6 % setelahnya tiga hari mengalami kerugian. Saham bank-bank sebagian besar tergelincir minggu lalu, setelah mereka melaporkan hasil keuangan kuartalannya.

Netflix naik 1,6 % selama sesi tersebut dan naik lagi 2,0 % setelah bel penutupan, menyusul rilis hasil keuangannya. Saham Apple naik 1,8 % menyusul sebuah seruan “bullish” para pialang terhadap pembuat iPhone tersebut.

Periode pelaporan laba memanas minggu ini, dan dengan S&P 500 sudah naik 14 % sepanjang tahun ini, para investor berharap hasil dan panduan akan membenarkan valuasi saham yang relatif tinggi.

“Perusahaan-perusahaan besar akan mulai melaporkan laba mereka, dan saya berpikir itu akan mendorong arah pasar untuk dua atau tiga minggu berikutnya. Ada banyak optimisme yang dibangun, dan semoga ini tercermin dalam (laporan) laba,” kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

“Anda melihat angka-angka yang layak dari bank tapi keganjilan di sana sini. Tapi untuk perusahaan teknologi yang lebih besar, orang memiliki harapan tinggi.” Indeks Dow Jones Industrial Average naik 85,24 poin atau 0,37 %, menjadi ditutup pada 22.956,96 poin, indeks S&P 500 naik 4,47 poin atau 0,18 % menjadi berakhir di 2.557,64 poin, dan indeks komposit Nasdaq menambahkan 18,20 poin atau 0,28 % menjadi 6.624,01 poin.

Ketiga indeks utama itu mencapai rekor tertinggi, menambah rekor-rekor baru-baru ini. Para investor akan terus mengawasi Senat, yang minggu ini mencoba untuk meloloskan cetak biru anggaran partisan yang akan membantu panduan belanja federal.

Partai Republik ingin menggunakan “resolusi anggaran” untuk membuka jalan untuk partai tahun ini atau tahun depan guna meloloskan rancangan undang-undanga pajak besar tanpa dukungan dari Partai Demokrat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Partai Republik dan Demokrat di Kongres sedang mengerjakan perbaikan jangka pendek untuk pasar asuransi perawatan kesehatan, setelah minggu lalu membatalkan subsidi bagi asuransi kesehatan.

Saham-saham perawatan kesehatan S&P di antara yang mengalami keteringgalan terbesar, dengan indeksnya turun 0,4 %. Jumlah saham turun melebihi jumlah yang meningkat, di NYSE dengan rasio 1,02 terhadap 1,0 dan di Nasdaq dengan rasio 1,10 terhadap 1,0.

Sekitar 5,5 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian 5,9 miliar saham selama 20 tahun terakhir hari perdagangan.

(rzk)

Sumber : Okezone

Rifanfinancindo