Rifan Financindo – Palembang – Wall Street akhiri Oktober dengan catatan positif. Tiga indeks utamanya mengalami kenaikan bulanan terbaik sejak Februari.

Mengutip laman Reuters, New York, Rabu (1/11/2017), Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 28,5 poin atau 0,12% menjadi 23,377.24, S & P 500 (SPX) naik 2,43 poin atau 0,09% menjadi 2.575,26 dan Nasdaq Composite (IXIC) menambahkan 28,71 poin atau 0,43% menjadi 6.727,67.

Sebuah lonjakan saham perusahaan di sektor konsumen, yakni Mondelez dan Kellogg setelah laporan kuartalan mereka pada hari Selasa.

Mondelez (MDLZ.O) melonjak 5,4% setelah produsen kue Oreo melaporkan laba dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan, sementara Kellogg (K.N) melonjak 6,2% menyusul kenaikan penjualan pertamanya dalam lebih dari dua tahun.

Saham-saham tersebut mendorong sektor stamping konsumen S&P 500 yang naik 0,8% memimpin semua kelompok utama.

Apple (AAPL.O) naik 1,4% ke rekor tinggi setelah ulasan positif dari iPhone X-nya yang sangat dinanti. Stok tersebut memberikan dorongan terbesar bagi ketiga indeks utama tersebut.

Sektor teknologi naik 0,4%, membangun keuntungan menyusul serangkaian laporan kuartalan kuat minggu lalu.

“Anda melihat pendapatan dari pemain besar ini dan mereka terus mengesankan,” kata Steve Chiavarone, manajer portofolio dengan Federated Investors di New York. “Ini mengejutkan saya bahwa hal itu membawa Anda ke prospek yang jauh lebih bullish untuk kuartal keempat.”

Investor juga sedang menunggu pengumuman di kursi Federal Reserve berikutnya, yang bisa datang minggu ini. Presiden Donald Trump kemungkinan akan memilih Gubernur Fed Jerome Powell, yang dipandang lebih dovish terhadap suku bunga dan dengan demikian pasar saham relatif ramah, sumber mengatakan kepada Reuters.

The Fed memulai pertemuan dua hari di Washington pada hari Selasa, meskipun bank sentral secara luas diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah dalam pernyataannya pada hari Rabu.

“Data makro semakin membaik, pasar disiapkan untuk Jerome Powell, pasar juga dipersiapkan untuk gaji hari Jumat. Saya juga berpikir pasar siap untuk apa yang dikatakan Fed (Fed) besok, “kata Ken Polcari, direktur divisi NYSE di O’Neil Securities di New York.

Tapi tidak semua laporan mendapat reaksi positif. Saham Pfizer (PFE.N) tergelincir 0,3 persen setelah hasil produsen obat tersebut.

Under Armour (UAA.N) merosot 23,7 persen setelah perusahaan sport tersebut memangkas 2017 perkiraan.

Saham Qualcomm (QCOM.O) anjlok 6,7 persen dan merupakan hambatan terbesar pada S & P dan Nasdaq karena berita bahwa Apple telah merancang iPhone dan iPad yang akan menjatuhkan chipnya, menurut dua orang yang mengetahui masalah ini. Saham produsen chip Intel (INTC.O) naik 2,5 persen.

Saham Rockwell Automation (ROK.N) melonjak 7,4 persen. Pembuat peralatan otomasi tersebut mengatakan telah menolak tawaran akuisisi yang tidak diminta dari emiten listrik Emerson Electric (EMR.N) dengan harga lebih dari USD27 miliar. Saham Emerson turun 3,6 persen.

(rzy)

Sumber : Okezone

Rifan Financindo