RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pergerakan pasar mata uang di hari Jumat(26/6), dollar AS terpantau melemah terhadap yen setelah dirilisnya laporan inflasi Jepang pada pagi ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, USDJPY melemah sebesar 0.06% dengan diperdagangkan pada? level 123.56. Sejak pagi ini, Pasangan ini terlihat telah bergerak menyentuh level 123.55 untuk sesi terendah harian dan level 123.67 untuk sesi tertinggi harian.

Dollar AS terlihat mendapat tekanan untuk alami pelemahan terhadap yen, ketika pertumbuhan inflasi di wilayah Jepang mengalami peningkatan. Tanda ? tanda pulihnya pertumbuhan inflasi tersebut telah diawali dengan sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik yang menyebutkan bawha inflasi di wilayah Jepang anik sebesar 0.3% di bulan Mei setelah naik sebesar 0.4% di bulan April.

Sedangkan dalam basis tahunan, inflasi di wilayah Jepang naik sebesar 0.5% di bulan Mei setelah naik sebesar 0.6% di bulan April. Pada inflasi inti dalam basis tahunan, telah mengalami kenaikan sebesar 0.1% di bulan Mei.

Di waktu yang bersamaan, Biro Statistik juga melaporkan bahwa inflasi konsumen telah mengalami kenaikan sebesar 0.3% di bulan Juni setelah naik sebesar 0.5% di bulan Mei. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa inflasi konsumen di Tokyo akan mengalami kenaikan sebesar 0.1% di bulan Juni.

Sementara itu, laporan terpisah lainnya yang dirilis oleh Biro Statistik menyatakan bahwa belanja konsumen di Jepang naik sebesar 4.8% di bulan Mei, setelah alami penurunan sebesar 1.3% di bulan April.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/usdjpy-jatuh-pasca-data-jepang/