Rifanfinancindo – JAKARTA – Total utang Pemerintah Indonesia pada Mei 2016 ini kembali mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya menjadi Rp3.323,36 triliun. Angka ini naik sebesar Rp44,08 triliun dari April 2016 sebesar Rp3.279,28 triliun.

Seperti dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (21/6/2016), 77,1 persen pinjaman berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2.563,29 triliun.

SBN tersebut, terdiri atas SBN dengan denominasi valas sebesar Rp675,22 triliun. Sementara untuk SBN dengan denominasi Rupiah sebesar Rp1.888,07 triliun.

Sementara itu, kenaikan juga terjadi untuk pinjaman luar negeri menjadi Rp755,64 triliun. Adapun pinjaman luar negeri bulan sebelumnya, adalah Rp745,04 triliun.

Pinjaman dalam negeri tercatat meningkat tipis menjadi Rp4,42 triliun setelah sebelumnya berada pada angka Rp4,33 triliun. Pinjaman ini menduduki 0,1 persen porsi dari posisi utang pemerintah.

(rai)

Sumber : Okezone

Proyek Tol, Menkeu Usulkan PMN LMAN Capai Rp16 Triliun

Rifanfinancindo – JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, usulan dana pengadaan tanah untuk Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebesar Rp16 triliun.

Bambang menyebutkan, dana usulan Rp16 triliun untuk BLU lebih akan digunakan sebagai dana pengadaan tanah di 2016 khususnya proyek jalan tol.

“BLU LMAN untuk pengadaan tanah, pada intinya BLU ini sudah berdiri tahun lalu melalui APBNP 2015,” kata Bambang di Ruang Rapat Komisi XI, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Bambang menyebutkan, pembiayaan pengadaan tanah untuk BLU yang sebesar Rp16 triliun jika dirinci, untuk Jalan Tol Trans Sumatera dan lainnya sekitar Rp2 triliun, untuk Jalan Tol Trans Jawa sekitar Rp5,36 triliun, untuk Jalan Tol Non Trans Jawa sekitar Rp3,02 triliun, dan untuk pengadaan tanah proyek jalan tol pada ruas Jabodetabek sekitar Rp5,62 triliun.

“Jadi totalnya Rp16 triliun, atau sesuai dengan usulan BLU LMAN,” tambahnya.

Lanjut Bambang, kebutuhan dana pembebasan lahan pada delapan ruas tol Trans Jawa totalnya sekitar Rp5,36 triliun. Dengan rincian ruas tol Pejagan-Pemalang Rp607 miliar, ruas tol Pemalang-Batang Rp1,3 triliun, ruas tol Batang-Semarang sekitar Rp2,53 triliun.

Selanjutnya, kata Bambang, ruas tol Semarang-Boyolali dengan dana sekitar Rp460 miliar, ruas tol Solo-mantingan sekitar Rp49 miliar, ruas tol Mantingan-Kertosono sekitar Rp100 miliar, ruas tol Kertosono-Mojokerto sekitar Rp62 miliar, dan yang terakhir adalah pada ruas tol Mojokerto-Surabaya yang membutuhkan dana Rp253 miliar.

“Pada tahun ini BLU LMAN mempunyai mandatori untuk mempercepat pengadaan tanah proyek infrastruktur khususnya jalan, sehingga dengan BLU ini, belanja pengadaan tanah lebih fleksibilitas,” tutupnya.

(rai)

Sumber : Okezone