PT Rifan Financindo – PALEMBANG – SETIAP orang tentunya pernah mengalami stres. Bahkan dapat dikatakan bahwa stres merupakan sesuatu yang menjadi pelengkap di dalam kehidupan anda. Banyak hal yang menyebabkan stres dapat terjadi seperti padatnya aktivitas, masalah di dalam ruang lingkup, kondisi yang tertekan dan masih banyak lainnya.

Stres sering dikaitkan dengan hal-hal yang negatif dan merugikan, sehingga bila dibiarkan terus menerus dapat membuat anda menjadi depresi. Tentunya hal ini akan berdampak pada kualitas hidup menjadi menurun. Namun tak selalu stres dapat menjadi hal yang buruk jika mengelolanya dengan benar. Jika pandai mengelolanya, stres yang dimiliki bisa menguntungkan dan bahkan dapat menghasilkan uang. Nah berikut ini beberapa tips yang bisa anda coba untuk mengubah stres yang dimiliki menjadi uang.

1. Ubah stres menjadi kerja keras

Bila mengalami stres yang diakibatkan pekerjaan, hal ini menandakan jika anda benar-benar serius dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan. Anda bisa mengubah stres jenis ini ke dalam menjadi sebuah kerja keras. Pada level tertentu, hormon stres yang dimiliki seseorang dapat membuatnya lebih meningkatkan fokus, daya ingat, serta kewaspadaan.

Hal ini dijelaskan oleh pendiri pusat kecemasan yang ada di Universitas Boston, David Barlow. Menurutnya, rasa cemas yang ada di dalam diri seseorang dapat membuat performa kerjanya semakin meningkat. Sehingga anda bisa memanfaatkan stres yang dimiliki untuk menjadikan anda lebih bekerja keras. Dengan kerja keras tentunya performa kerja akan meningkat dan dapat membuat peluang kenaikan gaji semakin besar.

2. Salurkan stres menjadi kesibukan yang menghasilkan uang

Terkadang stres dapat membuat pikiran menjadi kosong dan bahkan membuat kita menjadi tidak produktif. Untuk itu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menyibukkan diri sendiri. Sibukan diri ke dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif, menguntungkan, dan bahkan menghasilkan uang. Anda bisa mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan uang tambahan. Atau juga bisa melakukan bisnis dari hobi yang disukai. Sehingga pikiran menjadi tenang dan senang bahkan juga mendapatkan penghasilan tambahan.

3. Memiliki hewan peliharaan

Cara lainnya untuk mengubah stres menjadi hal positif dan menguntungkan adalah dengan memiliki hewan peliharaan. Metode ini dipilih oleh banyak orang untuk mengatasi stres yang mereka alami. Dengan berbicara kepada hewan peliharaan, orang-orang menjadi lebih tenang dan damai. Beberapa studi penelitian menjelaskan bahwa dengan memelihara hewan dapat menumbuhkan sebuah ikatan yang positif dan bermanfaat untuk kesehatan mental serta dapat meningkatkan interaksi sosial. Dibandingkan melampiaskan stres ke hal-hal yang tidak berguna, anda bisa meluangkan waktu untuk memelihara hewan peliharaan yang digemari.

4. Menabung dan Investasi

Beberapa orang terkadang terlalu memikirkan masa depan hingga mengakibatkan stress yang berlebih. Sebenarnya hal ini wajar saja terjadi pada setiap orang, karena tidak dapat memprediksikan masa depan anda seperti apa. Namun jika membiarkannya terus menerus terjadi tentunya dapat menjadi beban tersendiri bahkan bisa menyebabkan anda menjadi depresi.

Untuk itu anda harus mengubah stres tersebut ke hal-hal yang positif. Karena anda terlalu cemas memikirkan masa depan, mengapa tidak mencoba untuk menabung atau berinvestasi. Selain membuat hati menjadi lebih tenang, tentunya anda tidak akan terlalu stres memikirkan hal-hal yang terjadi kedepannya. Anda bisa mencoba menabung sedari dini sebagai dana darurat ataupun dana pensiun. Anda juga bisa mencoba investasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Saat ini banyak jenis investasi yang bisa dilakukan dengan mudah dan dalam pilihan jangka waktu yang beragam.

Ubah Stres Menjadi Hal-Hal Yang Positif

Membiarkan kondisi stres terlalu berlarut tentunya tidak baik bagi kesehatan mental dan fisik. Cobalah untuk mengubah stres yang anda miliki ke dalam kegiatan-kegiatan positif yang menguntungkan. Bahkan anda juga dapat menjadikan kegiatan tersebut untuk menghasilkan penghasilan tambahan. Yang paling penting adalah bagaimana anda mampu memposisikan stres yang bersifat negatif tersebut menjadi bentuk yang positif.

(dnb)

Sumber : Okezone