Keputusan Tiongkok untuk mengembalikan penerapan pada tarif impor batubara bisa saja menghambat dalam hubungan perdagangan, Jumat (10/10)

Akan tetapi, berbalik dengan hal tersebut. Seperti yang dikatakan PM Australia Tony Abbott, menurutnya keputusan tersebut tidak akan menghambat kemajuan pada kesepakatan perdagangan bebas nanti.

Dari departemen keuangan Tiongkok berencana untuk menerapkan pajak impor 3% dan impor batubara kokas, dan juga 6% pungutan pada batubara termal.

Namun, keputusan Beijing menjadi indikator betapa berharganya kesepakatan FTA antara Canberra dan Tiongok sebagai mitra dagang terbesar.

?Saya pikir yang jelas dalam kepentingan kedua negara bahwa perjanjian ini harus diselesaikan dan diselesaikan segera.? ucap Abbott. Dia berharap selama kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Australia pada bulan November, bertepatan dengan KTT G-20 pemimpin dari negara-negara maju dan berkembang segera sudah diputuskan

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/tiongkok-terapkan-kembali-tarif-impor-barubara/