RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebagaimana disinggung dalam pekan sebelumnya, jatuhnya Dolar AS tidak sekonyong-konyong akan disambut suka cita para investor emas dengan membeli emas kembali.

Bagi kalangan pelaku pasar yang terbiasa melakukan pola transaksi di pasar waktu demi waktu, hari per hari saja, tentu koreksi yang terjadi pada penguatan Dolar AS akan menjadi sebuah ceruk peluang untuk menambah posisi beli dan berharap mendapat keuntungan sesaat dari kenaikan kembali harga emas dalam jangka pendek. Sebaliknya, bagi pelaku pasar yang lain, akan menanti posisi harga emas lebih baik untuk proyeksi pendapatan jangka panjang yang lebih menguntungkan.

Asumsi umum, pergerakan harga komoditi emas berhubungan dengan fluktuasi nilai Dolar. Pola hubungannya adalah kenaikan pada Dolar AS akan membuat harga emas menurun. Sebaliknya, ketika Dolar AS melemah, harga emas akan cenderung naik. Namun kondisi dalam jangka pendek saat ini ternyata tidak berlaku demikian. Korelasi harga antara keduanya ternyata negatif. Jatuhnya Dolar AS tidak semerta-merta akan membuat harga emas akan naik.

Sejak penguatan Dolar AS pada Juli silam, posisi Dolar AS saat ini nampaknya menjadi sangat rentan dengan kata lain, Dolar rawan dengan aksi jual yang memberikan daya dorong begitu kuat bagi kenaikan harga emas selanjutnya.

Seperti dikatakan sebelumnya, kadang terbentuk hubungan yang tidak konsisten antara melemahnya Dolar AS dengan kenaikan harga emas. Menitik pada potensi pelemahan yang terjadi pada Dolar AS saat ini, nampaknya tidak akan diikuti dengan kenaikan harga emas.

Saat ini, Emas nampaknya berusaha memecah garis pergerakan sepekan yang membentuk pola lengan kanan dalam formasi Head and Shoulder. Tertahan di $1.210, harga emas mencoba menembus kembali $1.183 yang akan mengkonfirmasi garis leher pola tersebut. Jika harga emas mampu menembusnya, maka akan membuka peluang jatuhnya harga emas lebih lanjut ke $1.142.

Perdagangan Perak sendiri masih bergerak turun setelah membuat harga di 15.98 dan semakin mengarahkan harga emas juga ikut turun. Dalam prespektif teknikal, posisi saat ini masih belum jelas arah pergerakan Perak kedepannya, sehingga investor akan lebih baik menitik beratkan perhatian transaksinya di Emas.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/tidak-konsisten-harga-emas-turun/