JAKARTA Chevron Indonesia Company telah memutuskan untuk mengembalikan Blok East Kalimantan kepada pemerintah Indonesia. Pengembalian ini menyusul habisnya masa kontrak pada 24 Oktober 2018.

Mengetahui hal ini, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengaku terkejut terkait keputusan Chevron untuk tidak memperpanjang kontrak.

“Yang benar? Belum tahu saya perkaranya. Artinya adalah barangkali kan bukan dari pihak kita ya,” ujarnya saat berbincang dengan Okezone usai mengikuti tahlilan di rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Menurut Sofyan, keputusan Chevron untuk tidak memperpanjang kontrak di salah satu blok Kalimantan dimungkinkan karena penurunan harga minyak mentah dunia yang menyentuh harga USD 28 per barel.

“Itu sangat tergantung ya mungkin itu karena harga minyak lagi murah. Saya akan cek dulu,” tandasnya.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/20/320/1292434/terpopuler-menteri-sofyan-kaget-chevron-tak-perpanjang-kontrak