JAKARTA ? Indonesia ternyata telah mencapai swasembada garam pada 2015 ini. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, pada tahun 2015 produksi garam di Indonesia telah mencapai 2,8 juta ton atau meningkat 12 persen dari target produksi garam sebesar 2,5 juta ton.

?Tahun ini kita melebihi target produksi garam dari 2,5 juta ton saat ini kita telah mencapai 2,8 juta ton. Ini disebabkan karena musim kemarau panjang yang terjadi sepanjang tahun 2015,? ujar Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sri Atmini kepada Okezone di Gedung GMB I, KKP, Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Berdasarkan total produksi tersebut, Indonesia berarti telah mencapai swasembada garam. Pasalnya, menurut data dari Kementerian Perindustrian konsumsi garam nasional pada tahun 2015 adalah adalah sekira 2,5 juta ton.

?Ini kita telah mencapai swasembada garam. Kebutuhan nasional dan industri akan tercukupi dengan total produksi garam ini,? ujar Sri.

Namun, capaian hasil produksi garam ini tidak berarti menyebabkan Indonesia berhenti melakukan impor garam. Pada semester I-201 saja, Indonesia masih tetap melakukan impor garam dengan jumlah impor terbesar berasal dari Australia sebesar 834.525 ton atau senilai USD 36,7 juta. Untuk itu, pada tahun 2016 mendatang KKP menargetkan Indonesia tidak lagi akan melakukan impor garam dengan peningkatan target produksi garam yang mencapai 3,6 juta ton.

“Tahun depan semoga target ini tercapai sehingga kita berharap tidak akan melakukan impor barang lagi,” tukasnya.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/12/30/320/1277753/ternyata-ri-sudah-capai-swasembada-garam-tahun-ini