JAKARTA – Target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) hingga 2025 sebesar 7 ribu mega watt (mw) dinilai terlalu ambisius. Berdasarkan hal itu pemerintah melalui Kementerian ESDM tengah menyiapkan 3 terobosan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan, terobosan pertama pemerintah akan memberikan prioritas kepada BUMN untuk menggarap Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dari kegiatan eksplorasi hingga eksploitasi dan produksi tanpa lelang.

“Salah satunya penugasan ke BUMN, BUMN yang mana yang menyangkut kelistrikan syukur-syukur yang terkait panas bumi, itu dijamin dalam Undang-Undang Panas bumi kita sudah manggil PGE, PLN dan Geodipa,” ucapnya di Hotel Double Tree, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Kedua, lanjut Rida, pemerintah juga tengah menyiapkan Penugasan Survei Pendahuluan (PSP) agar badan usaha bisa melakukan survei terlebih dahulu sebelum mengikuti lelang.

“Itu dimungkinkan bisa terjadi, agar menghindari skema pelelangan yang ?terlalu lama,” imbuhnya.

Kemudian untuk terobosan terakhir, pihaknya berjanji akan mempebaiki mekanisme pelelangan WKP. Hal tersebut guna mempercepat proses lelang dan menentukan pemenang, sehingga proyek panas bumi cepat digarap.

?

“Itu kira terobosan sudah akan dilaksanakan pemerintah dalam rangka mencapai 7 ribu mw ini karena kita tim besar untuk mencapai target,” pungkasnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/04/19/320/1366954/targetkan-pltp-7-ribu-mw-3-terobosan-disiapkan-pemerintah