PT Rifanfinancindo – JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan menenggelamkan 71 kapal Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing pada 17 Agustus, bertepatan dengan perayaan 71 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi, cara menenggelamkan kapal tersebut tidak akan dilakukan dengan cara meledakkan dengan menggunakan bahan peledak atau dinamit, melainkan dengan cara lain.

Susi menjelaskan, penenggelaman kapal dilakukan dengan membuka keran kapal. Dengan begitu, secara otomatis kapal akan tenggelam.

“Setiap kapal punya keran laut. Tinggal dibuka saja kerannya, sehingga akan tenggelam ke dalam laut,” ucapnya saat konferensi pers di Gedung Mina Bahari I KKP, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Susi menerangkan, pihaknya tidak lagi mau menggunakan bahan peledak atau dinamit karena dirinya tidak lagi ingin membuat efek jera secara berlebihan kepada para pelaku IUU Fishing tersebut. (Baca juga:?71 Diledakkan, 5 Kapal Bakal Dijadikan Monumen)

“Bukan karena lingkungan, tetapi lebih kepada kita tidak lagi berikan detterent effect berlebihan, kelihatannya mereka sudah sadar,” tuturnya.

Belum lagi mengingat pihaknya juga sudah sepakat membentuk komite gabungan (joint committee) dengan beberapa negara agar bersama-sama memberantas IUU Fishing.

“Kita dari hasil joint committee bersama negara-negara itu, setuju agar hanya untuk sebut kapal ikan asing saja tidak sebut asal negaranya,” kata Susi.

Sekadar informasi, bertepatan dengan momentum perayaan 71 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, Susi berencana akan menenggelamkan kapal-kapal pelaku IUU Fishing. Nantinya, lima kapal di antaranya akan dijadikan monumen.

(rhs)

Sumber : Okezone