PT Rifan Financindo – JAKARTA – Peluncuran sukuk korporasi sepanjang tahun 2016 berpotensi mencapai Rp3 triliun. Mengacu Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), penerbitan sukuk korporasi sejak awal tahun 2016 hanya sebesar Rp1,948 triliun.

Bandingkan dengan peluncuran obligasi korporasi konvensional yang mencapai Rp63,58 triliun periode sama. Jumlah tersebut juga belum menyerupai total penerbitan sukuk korporasi sepanjang tahun 2015 yang tercatat Rp3,02 triliun.

Desmon Silitonga, Analis PT Capital Asset Management menduga, sepanjang tahun 2016, penerbitan sukuk korporasi akan berkisar Rp2 triliun – Rp3 triliun. Adapun emitennya masih akan berasal dari sektor keuangan, telekomunikasi, dan infrastruktur. Hal senada juga disampaikan analis Fixed Income MNC Securities, I Made Adi Saputra.

Menurutnya, sektor penerbit sukuk korporasi masih terbatas. Guna menggenjot likuiditas sukuk korporasi di pasar, Made berharap emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat meluncurkan sukuk. Surat utang milik perusahaan pemerintah memang laris di pasar sepanjang tahun ini.

Prospek BUMN terbilang cerah seiring program – program yang dihelat pemerintah. “Obligasi BUMN lagi jadi buruan. Kalau menerbitkan sukuk, bisa memicu perdagangan. Misalnya dari sektor konstruksi dan tol,” paparnya.

Made memproyeksikan, sepanjang tahun ini, peluncuran sukuk korporasi akan mencapai Rp2- Rp2,5 triliun. Apabila ada emiten sektor telekomunikasi yang gencar menerbitkan sukuk seperti tahun lalu, total penerbitan sukuk korporasi tahun 2016 bisa melebihi Rp3 triliun lagi.

Sementara PT LEN Industri (Persero) juga menyampaikan rencananya untuk meluncurkan MTN senilai Rp100 miliar pada 26 Agustus 2016. Disebutkan, efek bertajuk MTN II LEN Industri Tahun 2016 Tahap II Seri A tersebut menawarkan kupon tetap 10 persen per tahun.

Perusahaan akan membayar kupon setiap tiga bulan dengan pembayaran bunga pertama jatuh pada tanggal 26 November 2016. Instrumen bertenor 370 hari ini tenggat waktunya 31 Agustus 2017. Agen pemantau penerbitan MTN tersebut adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

(mrt)

Sumber : Okezone