RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam berjangka di hari Senin(27/4), harga emas dan perak terlihat mengalami kenaikan dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah mengalami penurunan tajam pada pekan lalu.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.34% di level $1.179.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pada pag ini, harga emas telah bergerak menyentuh level $1.177.70 untuk sesi terendah harian dan level $1.180.90 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan terhadap perak berjangka pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.51% di level $15.758 per troy ounce. Harga perak pada pagi ini telah terpantau bergerak menyentuh level $15.707 untuk sesi terendah harian dan level $15.813 untuk sesi tertinggi harian.

Pergerakan harga logam khusunya bagi emas telah mengalami penurunan tajam sejak pekan lalu, setelah dirilisnya laporan pesanan barang tahan lama di wilayah Amerika pada hari Jumat kemarin.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Sensus menyatakan bahwa pesanan barang tahan AS mengalami kenaikan sebesar 4.0% di bulan Maret, setelah turun sebesar 0.6% di bulan Februari.

Pada pesanan barang tahan lama, diluar kategori alat pertahanan telah alami kenaikan sebesar 2.6% di bulan Maret setelah naik sebesar 1.0% di bulan Februari dan untuk pesanan barang tahan lama, diluar kategori transportasi telah terpantau turun sebesar 0.2% di bulan Maret, setelah turun sebesar 0.4% di bulan Februari.

Sementara itu, perhatian pasar pada minggu ini telah berfokus kepada hasil pernyataan The Fed pada Kamis dini hari nanti guna menjawab perkiraan kenaikan suku bunga di wilayah Amerika.

Meski demikian, namun pasar juga telah terlihat memusatkan perhatian mereka terhadap hasil awal pertumbuhan domestik bruto AS di kuartal pertama yang akan dirilis pada Rabu malam minggu ini.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/senin-pagi-harga-emas-coba-bangkit-kembali/