PT Rifan Financindo – JAKARTA – Toko Tani Indonesia (TTI) Permanen Pasar Minggu hari ini tutup. TTI yang selalu dibangga-banggakan pemerintah akan mampu menekan harga komoditas pangan strategis, malah tutup sebelum Lebaran tiba.

“Sudah tutup (TTI Permanen Pasar Minggu) Pak. Kemarin terakhir. Belum tahu kapan buka lagi,” ujar salah seorang Satpam TTI Permanent Pasar Minggu kepada Okezone, Selasa (5/7/6/2016).

TTI yang dilaunching pada Rabu 15 Juni 2016 disebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan buka terus usai Lebaran, ternyata tidak pada kenyataanya. Okezone yang berada di lokasi TTI melihat sudah tidak ada aktifitas apapun.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan Toko Tani Indonesia (TTI) Permanen di Pasar Minggu. Amran menambahkan, pembangunan TTI permanen akan terus dilakukan hinggu 1.000 titik di seluruh Indonesia.

“TTI akan terus dilakukan. Bukan hanya menjelang puasa dan Zlebaran saja, karena ini solusi permenen kita dalam rangka menstabilkan harga pangan ke depannya. Kita akan ada 1.000 titik. Semua produsenpun akan langsung masuk ke TTI tersebut,”ujar Amran.

Untuk diketahui, TTI Permanen Pasar Minggu merupakan salah satu hasil sinergi antara Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM secara bersama-sama diresmikan.

TTI permanen ini sebagai bukti perwujudan bila harga komoditas pangan yang langsung didistribusikan dari produsen langsung bisa mendapatkan harga murah di ringkat konsumen.

Berikut daftar harga bahan pangan di Toko Tani Indonesia Permane Pasar Minggu :

Gula Pasri Rp12.000 per kg

Beras Rp7.900 per kg.

Ayam Rp30.000 per ekor,

Bawang Merah Rp23.000 per,

Cabai Rp16.000 per kg.

Minyak Goreng Rp9.500.

Telur Ayam Rp20.000 per kg.

Daging Sapi Segar Rp80.000 per kg.

Daging Sapi Beku Rp75.000 per kg.

(rzy)

Sumber : Okezone