JAKARTA ? Nilai tukar Rupiah di awal pekan ini kembali melemah. Rupiah tembus di kisaran Rp13.600-an per USD.

Analis MNC Securities Victoria Venny mengatakan, pergerakan Rupiah masih dibayangi oleh sentimen rencana kenaikan suku bunga the Fed. Seperti diketahui, the Fed memberikan sinyal untuk menaikkan suku bunganya pada Juni mendatang.

?Kemungkinan besar Rupiah masih akan terdepresiasi karena masih belum ada sentimen dalam negeri. Terdepresiasi sama dolar karena mendekati rencana kenaikan Fed Fund Rate,? kata dia kepada Okezone di Jakarta, Senin (30/5/2016).

[Baca juga: Menkeu Bambang Sebut The Fed Selalu Jadi Bahan Spekulasi]

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan Spot Exchange Rate di pasar Asia, melemah 56 poin atau 0,41 persen ke level Rp13.643 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah berada di kisaran Rp13.612-Rp13.648 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat pergerakan Rupiah hari ini kembali melemah 59,5 poin atau 0,44 persen ke Rp13.640 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.580 per USD hingga Rp13.640 per USD.

(rai)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/30/278/1400980/rupiah-rp13-643-harap-harap-cemas-menanti-fed-rate-naik