JAKARTA – Penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) alias BI Rate ke 7 persen, nampaknya tidak direspons cukup baik bagi pasar valas. Akibatnya, pagi ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan.

Melansir yahoofinance, Jumat (19/2/2016), Rupiah melemah 30 poin atau 0,22 persen menjadi Rp13.560 per USD. Pagi ini, angka tertinggi Rupiah berada pada Rp13.565 per USD, dan angka terendahnya di Rp13.530 per USD.

Sementara Bloomberg Dollar Index, dalam Spot Exchange Rate di Asia, melemah 51 poin atau 0,38 persen menjadi Rp13.553 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.507-Rp13.565 per USD.

Sekadar informasi, BI telah memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga (BI Rate) sebesar 25 basis poin di level 7 persen. Ini kedua kalinya BI telah menurunkan suku bunga di tahun ini.

Dalam RDG yang digelar dua hari tersebut, diputuskan BI Rate turun 25 basis poin menjadi 7 persen. Sementara suku bunga deposit facility 5 persen dan lending facility pada level 7,5 persen.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/19/278/1316132/rupiah-rp13-560-bi-rate-tak-mampu-tahan-pelemahan