JAKARTA Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka terus mengalami penguatan. Rupiah mulai bergerak ke bawah Rp13.300 per USD secara perlahan.

Analis MNC Securities, Victory venny, mengatakan Rupiah memang mendapat sentimen dari data-data ekonomi dalam negeri. Salah satu sentimen yang mempengaruhi, adalah data neraca perdagangan yang mengalami surplus.

“Tapi harus dicermati juga cadangan devisa kita. Apakah memang benar Rupiah menguat karena berbagai data yang positif, ataukah memang Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi,” kata dia kepada Okezone di Jakarta, Selasa (16/2/2016).

“Kalau memang berkurang, berarti penguatan data-data itu percuma, karena memang turunnya diintervensi oleh BI,” tambah dia.

Pagi ini, Bloomberg Dollar Index dalam Spot Exchange Rate di pasar Asia, mencatat Rupiah menguat 49 poin atau 0,3 persen ke Rp13.329 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.294-Rp13.375 per USD.

Sementara yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 40 poin atau 0,30 persen ke Rp13.330 per USD. Adapun level tertinggi Rupiah, berada di Rp13.330 per USD, sementara angka paling rendah di Rp13.302 per USD.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/16/278/1313118/rupiah-rp13-329-terus-terapresiasi-pagi-ini