JAKARTANilai tukar Rupiah kembali lepas dari tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Pagi ini Rupiah dibuka pada level Rp13.841 per USD.

Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan, meskipun sentimen negatif yang memberatkan Rupiah masih ada, namun dirinya memprediksi Rupiah bakal menguat dikisaran support Rp13.915 per USD dan resistance Rp13.780 per USD.

“Tampaknya pelaku pasar mulai optimis terhadap pergerakan rupiah ditengah ketidakpastian ekonomi China. Nilai tukar yuan juga masih dibayang-bayangi dengan pelemahan maka tentu akan membawa imbas negatif pada Rupiah ke depannya,” kata Reza dalam risetnya, Rabu (6/1/2015).

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (6/1/2016), Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) cenderung menguat 42,2 poin atau 0,3 persen ke Rp13.849 per USD bila dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13.892 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance mencatat, Rupiah berada di level Rp13.860 per USD. Hari ini Rupiah bergerak di kisaran Rp13.810 – Rp 13.860 per USD. Sementara pergerakan 52 mingguan berada di kisaran Rp12.368 – Rp14.901 per USD.

Akan tetapi, Reza tetap mengingatkan, tren positif ini kemungkinan tidak bertahan lama. Pasalnya, pelaku pasar masih harus berhati-hati, karena melemahnya yuan terhadap dolar AS menyebabkan potensi melemahnya Rupiah.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/06/278/1281687/rupiah-kembali-prima-di-level-rp13-849