RIFAN FINANCINDO- BATU ? Rumah dinas ketua dan dua wakil ketua DPRD Kota Batu mubazir. Hingga saat ini rumah dinas ketiga pimpinan Dewan itu belum ditempati. Para pimpinan lembaga wakil rakyat itu menuntut Pemkot Batu melengkapi rumah dinas tersebut dengan mebeler.

Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo menegaskan, hingga saat ini belum ada surat penyerahan rumah dinas dari Pemkot Batu kepada pimpinan DPRD Kota Batu. Selain itu, rumah dinas tersebut kosong alias belum ada mebeler dan fasilitas lain.

?Bagaimana dikatakan rumah dinas pimpinan DPRD Kota Batu, wong belum ada penyerahan aset dan belum ada mebelnya,? tandas Cahyo.

Menurut Cahyo, rencana Pemkot Batu untuk membangun rumah dinas pimpinan Dewan sudah disampaikan kepada Badan Anggaran DPRD. Total anggaran untuk membeli tanah dan membangun tiga unit rumah tersebut sebesar Rp8 miliar.

?Tapi masa tugas kami kurang tiga tahun. Lalu hingga kini kondisi rumah masih bangunan saja,? katanya.

Cahyo mengusulkan untuk sementara ketiga rumah dinas pimpinan DPRD tersebut dijadikan rumah penginapan untuk tamu Pemkot Batu.

?Bekas kantor Wawali dan Sekkota bisa dikelola BUMD untuk penginapan, termasuk tiga rumah dinas pimpinan Dewan. Sebab, saat ini seluruh pimpinan Dewan sudah memiliki rumah sendiri,? bebernya.

Hal yang sama Wakil Ketua DPRD Kota Batu Haridana Wahyono. Dia mengaku tidak berminat menempati rumah dinas yang disediakan Pemkot karena belum lengkap. Lagipula dia juga telah memiliki rumah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batu Edi Murtono mengakui, ketiga rumah dinas pimpinan Dewan belum dilengkapi fasilitas penunjang. Namun dia mengatakan, pengadaan mebeler rumah dinas tersebut dilakukan tahun ini.

(rzk)

Sumber : Okezone