JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampaknya masih berada dalam pola pergerakan negatif. Diperkirakan laju indeks hari ini akan kembali terkoreksi dengan support 4.825 dan resistance 4.920.

Analis ReLiance Securities Lanjar Nafi menjelaskan, pada dasarnya turunnya laju IHSG merupakan pergerakan yang wajar. Namun melihat dari pola pergerakan di perdagangan sebelumnya, tren negatif ini masih belum berakhir.

“Secara teknikal terkoreksinya IHSG terbilang wajar setelah mengonfirmasi pola bearish reversal dan break out MA7 support level. Indikator stochastic pun bearish setelah dead-cross pada oscillator overbought. IHSG akan mencoba menguji support MA50 dengan perkiraan kembali tertekan pada awal pekan,” terangnya dalam riset, Senin (13/6/2016).

Laju IHSG juga tidak didukung dari sentimen bursa global. Dimana bursa Asia kemarin mayoritas melemah, begitu juga bursa Eropa.

“Bursa Eropa terperosok cukup dalam dengan mayoritas mendekati minus 2 persen setelah spekulasi dampak akan pemisahan Inggris dari Uni Eropa yang di mana memicu kehilangan seperempat dari nilai ekuitas Eropa,” tambahnya.

Sementara kondisi perekonomian dalam negeri juga tidak sedang bersahabat. Nilai tukar Rupiah beberapa hari terakhir juga menjadi pemberat laju IHSG. Di mana Rupiah terus melemah seiring permintaan USD menjelang pertemuan The Fed pekan depan.

“Investor pun cenderung melakukan profit taking di akhir pekan setelah pekan kemarin berhasil mencapai di atas level tertinggi satu tahun,” pungkasnya.

(mrt)

Sumber : Okezone