JAKARTA – Setelah pada penutupan perdagangan kemarin terpental cukup dalam, nasib Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun disinyalir tidak akan jauh berbeda. Diperkirakan IHSG akan melemah pada rentan support 4.635-4.656 dan resisten 4.722-4.761.

Kepala Riset NH Korindo Securities Reza menjelaskan, secara teknikal tren pelemahan indeks terlihat dari pergerakan IHSG yang telah menembus resistance namun gagal. kini IHSG berada di support baru yaitu di area MA200.

“MACD berpotensi membentuk death cross dengan histogram positif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William?s %R cenderung berbalik arah turun. Laju IHSG di sempat bawah area target support 4.700-4.725 dan gagal mendekati target resisten kami di 4.815-4.838,” jelas Reza dalam risetnya, Senin (22/2/2016).

Dia mengatakan, jika tekanan aksi jual disertai net sell akan kembali berlanjut pada hari ini, dapat diasumsikan laju IHSG dapat berpotensi cenderung melanjutkan pelemahan terbatas. Hal itu terjadi lantaran adanya pemberitaan yang menjadi sentimen negatif terkait isu pembatasan penetapan net interest margin (NIM) di industri perbankan.

“Terutama jika sentimen negatif dari dalam negeri masih terus bermunculan. Aksi BoW dapat dilakukan jika sudah mulai terlihat adanya peningkatan volume beli. Sepanjang belum ada sinyal tersebut maka tren pelemahan masih dimungkinkan terjadi. Masih ada utang gap 4.759-4760. Tetap cermati sentimen yang ada,” tutup Reza.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/22/278/1317930/riset-saham-nh-korindo-securities-sebut-tren-melemah-hantui-ihsg