PT Rifan Financindo – JAKARTA – Bursa saham Indonesia akan diwarnai sentimen positif di akhir pekan. Untuk itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat ke level 4.812-4.929

“Terlalu banyak berita positif Jumat ini, sehingga IHSG akan menguat merujuk naiknya EIDO 2,22 persen. indeks Dow Jones (DJIA) 1,9 persen dan minyak 1,99 persen,” ujar Head analis MNC Securities, Edwin Sebayang dalam risetnya, Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Edwin menjelaskan, kombinasi ekspektasi hasil referendum Inggris akan tetap berada di Uni Eropa, walaupun dalam perjalanan penghitungan suara ternyata pihak yang ingin Inggris di Uni Eropa di luar Uni Eropa hasilnya neck to neck membuat UK Pounsterling melemah tajam di bawah level 1,5, sehingga Uni Eropa terhindar dari persoalan international trade,

Edwin menambahkan, membaiknya data ekonomi AS, serta naiknya harga minyak mentah WTI menjadi faktor indeks DJIA ditutup naik 230,4 poin 1,9 persen di tengah sepinya perdagangan Kamis tercermin dalam volume perdagangan berjumlah 6,4 miliar saham, lebih kecil dibandingkan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir berjumlah 6,8 miliar saham.

MNC Securities juga mengamati perkembangan emiten PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) hingga Mei 2016 telah merealisasikan capex sekitar Rp780 miliar atau 30 persen dari total capex 2016 sebsar Rp2.,6 triliun. Hingga Mei 2016, SMRA telah membukukan marketing sales sekitar Rp1,4 triliun atau 31 persen dari target 2016 sebesar Rp4,5 triliun. Disamping itu SMRA sedang mempersiapkan proyek kota mandiri baru di Bogor seluas 400 hektare yang akan diluncurkan tahun 2017.

(dni)

Sumber : Okezone

Riset Saham Asjaya Indosurya: IHSG Menguat Terbatas ke Level 4.854-4.911

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipercayai akan kembali pada jalur positif. Meskipun IHSG telah berada di zona merah pada penutupan perdagangan kemarin.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi, laju IHSG hari ini akan kembali menguat terbatas, dengan perkiraan support 4.854 dan resistance 4.911.

“Dengan support terlihat teruji kuat pada level 4.854, potensi pergerakan masih menunjukkan pola uptrend yang cukup kuat dengan target resistance 4911 yang memiliki peluang akan ditembus dalam beberapa waktu mendatang,” terangnya dalam riset, Jakarta, Jumat (24/6/2016).

William menjelaskan, pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin, masih dalam rentang konsolidasi wajar. Nuansa memasuki libur panjang Lebaran juga cukup memberikan pengaruh terhadap pola gerak pasar yang terdiri dari investor yang heterogen.

“Antisipasi libur adalah dari investor atau trader yang menggunakan margin. Sedangkan bagi investor jangka menengah panjang, momentum koreksi wajar dapat dijadikan peluang untuk melakukan akumulasi beli mengingat pola uptrend IHSG sedang terbentuk,” imbuhnya.

Menurutnya, peluang IHSG untuk kembali ke jalur positif cukup besar, jika hal tersebut terjadi. Sebab capital inflow terlihat masih terus berlanjut.

(dni)

Sumber : Okezone