JAKARTA – Dollar index melemah, menyusul mengecewakannya data US service sector yang tumbuh lebih rendah ketimbang perkiraan awal, sehingga memunculkan kegelisahan pelemahan manufacturing akan menyebar ke sektor lain. Di sisi lain, minyak mentah mengambil kesempatan untuk menguat.

Head Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan kenaikan Wall Street dan beberapa data positif akan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat. Meskipun, asing masih mencatat aksi jual.

“Kombinasi kenaikan EIDO, WTI crude oil, DJIA, emas dan Nikel di tengah Net Sell Asing year to date, mencapai Rp2.27 triliun menjadi faktor IHSG akan naik hari ini,” kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Pada perdagangan kemarin, pasar saham Indonesia berhasil balik arah di detik-detik akhir perdagangan. Sempat tertekan sepanjang perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 8 poin atau 0,19 persen menjadi 4.596.

Indeks LQ45 naik 3,4 poin atau 0,42 persen menjadi 796, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 6,5 poin atau 1,08 persen menjadi 610, indeks IDX30 naik 2,4 poin atau 0,58 persen menjadi 416, dan indeks MNC36 menguat 1,1 poin atau 0,42 persen menjadi 258.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/04/278/1304411/riset-saham-mnc-securities-ihsg-naik-ditopang-beberapa-data-positif