JAKARTA – Pergerakan pasar saham Indonesia diperkirakan masih bergantung pada pergerakan pasar saham global. Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih mampu menguat.

Head Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, menuturkan aksi short covering di akhir perdagangan akibat rebound nya WTI crude price membuat Dow Jones (DJIA) naik 53 poin, di tengah sepinya perdagangan Rabu.

“IHSG kami perkirakan akan naik dalam kisaran terbatas menyusul naiknya DJIA, EIDO dan Oil, di tengah perkiraan akan jatuhnya Bursa Hong Kong dan Jepang Kamis ini. IHSG diperkirakan akan bergerak di 4.622-4.703,” kata dia dalam risetnya di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Sekadar informasi, IHSG kemarin menguat 18 poin atau 0,39 persen ke 4.672. Tercatat transaksi yang terjadi masih minim dengan Rp2,775 triliun transaksi terjadi dari 2,062 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45naik 4 poin atau 0,52 persen ke 814, Jakarta Islamic Index (JII) turun 2 poin atau 0,3 persen menjadi 621, indeks IDX30 naik 1 poin atau 0,3 persen ke 424, dan indeks MNC36 naik 0,6 poin atau 0,22 persen ke 263.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor keuangan menguat 1,12 persen dan sektor perdagangan naik 1,13 persen. Sementara sektor perkebunan, infrastruktur, tambang dan aneka industri melemah.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/25/278/1320840/riset-saham-mnc-securities-ihsg-akan-menguat-terbatas