JAKARTA – Peluang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk terkoreksi masih cukup besar setelah para investor mendengar paket kebijakan ke sepuluh kemarin mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI). IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertekan.

Riset Analis ReLiance Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal terkonsolidasi pada posisi harga yang cukup tinggi di area upper bands. Indikator stochastic pun konsolidasi negatif pada momentum osilator overbought.

“Diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertekan dengan range pergerakan 4700-4840,” ujarnya dalam riset, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Dalam perdagangan kemarin, dirinya menjelaskan IHSG bergerak optimis sejak awal sesi perdagangan naik 43,37 persen sebesar 0,92 persen di level 4.775,86 dengan volume yang moderate setelah mengalami 2 kali fase koreksi. Data penjualan eceran Indonesia dirilis berkontraksi terhadap ekspetasi yakni meningkat sebesar 10,4 persen dari 9,7 persen dengan ekspetasi turun 4,8 persen.

“Menguatnya nilai tukar rupiah sejak kemarin hingga di bawah level Rp13.500 mampu menarik kembali minat investor asing untuk melakukan aksi beli dengan ditandai total net buy investor asing pada perdagangan hari ini sebesar Rp878,33 miliar.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/12/278/1310226/riset-saham-ihsg-menanti-pengaruh-daftar-dni-di-tengah-tekanan-global