PT Rifan Financindo – JAKARTA – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin dianggap masih dalam fase konsolidasi wajar. Meskipun pelemahannya cukup dalam dan susah terjadi cukup lama.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, fase konsolidasi wajar tersebut juga masih akan terjadi pada perdagangan hari ini. Dia memprediksi, laju IHSG bakal menguji support 5.324, sedangkan target resistance saat ini berada pada level 5.458 yang masih memiliki potensi untuk ditembus dalam beberapa waktu mendatang.

“Konsolidasi ini wajar terjadi saat jelang pergerakan pasar modal sedang berusaha menembus level resistance tertinggi sepanjang masanya,” tuturnya dalam riset, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Kendati begitu, William yakin, ada kemungkinan IHSG mampu menuju target resistance tersebut. Sebab di fase konsolidasi ini, catatan capital inflow sebenarnya masih cukup besar.

“Peluang untuk menembus resistance kuat tersebut masih cukup besar mengingat capital inflow yang sudah masuk banyak ke dalam pasar modal kita. Walaupun sedikit terjadi outflow wajar dalam mengawali pekan terakhir Agustus ini,” pungkasnya.

(dni, Rifan Financindo)

Sumber : Okezone

 

TERPOPULER : Harga Diatur Pemerintah, Pasokan Rumah Sederhana Terbatas

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) diakui masih sangat terbatas. Hal tersebut dikarenakan kecilnya profit margin yang diperoleh pengembang.

“Jadi banyak pengembang perumahan yang lebih memilih masuk ke menengah dan atas, karena profit margin-nya itu sampai 30 persen lebih,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus.

Maurin mengungkapkan, harga rumah sederhana yang dikontrol pemerintah menjadi salah satu penyebab margin tersebut tidak terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya: Alasan Pasokan Perumahan Sederhana Masih Terbatas

(rzk)

Sumber : Okezone