PT Rifan Financindo – JAKARTA ? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak agresif dalam menembus resistance, dan mampu bertengger di atas kepala lima hingga akhir perdagangan.

Research Department PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menuturkan, suasana sumingrah terpampang dalam pola gerak intraday, dtunjang oleh capital inflow yang masih terus berlanjut. ?Hal ini menunjukkan masih besarnya kepercayaan investor terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,? kata dia dalam risetnya, Jumat (1/7/2017).

Beberapa faktor penunjang stabilnya perekonomian terlihat dari data perekonomian. Tentunya hal ini dapat menumbuhkan kepercayaan investor terhadap pasar modal.

?Support saat ini berada pada level 4.904 dengan target resistance pada level 5.078,? ungkap dia.

Menurut William, potensi kenaikan masih terlihat cukup besar, selama support dapat terjaga dengan kuat, momentum koreksi wajar masih layak dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi beli.

?Awal bulan di mana data inflasi yang diperkirakan stabil masih akan menopang pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat,? ungkap dia.

Untuk menu saham, dia merekomendasikan JSMR, LSIP, PGAS, INDF, TBIG, TLKM, EXCL, WTON dan BBCA.

(wdi)

Sumber : Okezone

 

Riset Saham Reliance Securities: IHSG Rawan Koreksi!

PT Rifan Financindo – JAKARTA ? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menembus rekor resistance level secara teknikal dengan pergerakan stochastic yang masuk pada area jenuh beli dan Indikator RSI pun terlihat sedikit tertekan pada osillator overbought.

?IHSG pun rawan terjadi koreksi melihat pergerakan yang signifikan yang terjadi pada minggu ini,? kata Technical Analyst PT Reliance Securities Lanjar Nafi dalam risetnya, Jumat (1/7/2016).

Meskipun demikian, dia melanjutkan, bila menggunakan golden ratio dari retracement fibonacci IHSG masih memiliki target terdekat pada level 5.055 tepat pada 161,8% golden ratio. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan mencoba menguat terbatas dengan range pergerakan 4.980-5.055.

Kemarin, IHSG kembali optimistis dan mampu tutup di atas level pisikologis dengan penguatan 36,54 poin sebesar 0,73 persen di level 5.016.65 dengan volume yang cukup tinggi.

Investor asing melanjutkan aksi beli dan kembali mencapai rekor tertinggi tahun ini dengan net buy Rp1,74 triliun dengan total capital in flow pada bulan Juni sebesar Rp9,6 triliun yang merupakan rekor tertinggi sejak 15 bulan terakhir.

Investor asing terlihat sangat optimistis menyambut langkah kebijakan pemerintah guna menumbuhkan kembali pertumbuhan sektor keuangan dan properti.

(wdi)

Sumber : Okezone