PT Rifan Financindo – CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Fed merilis risalah pertemuan kebijakannya untuk Juli.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD8,4, atau 0,62 persen, menjadi menetap di USD1.357,2 per ounce.

Risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Juli yang dirilis setelah penutupan pasar Rabu, memberikan dukungan luas terhadap logam mulia.

Pedagang percaya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC Desember. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 adalah 12 persen pada pertemuan September 2016, 16 persen pada pertemuan November 2016, dan 46 persen pada pertemuan Desember.

Emas mendapat dukungan karena laporan yang dirilis oleh Federal Reserve Philadelphia menunjukkan angka Indeks Kondisi Bisnis Umum pada 2,0 selama Agustus.

Analis mencatat bahwa angka ini sesuai dengan harapan, tapi langkah-langkah tertentu dalam laporan itu lebih buruk dari perkiraan. Pesanan baru turun menjadi negatif 7,2, dan pesanan yang belum dikerjakan (backlog) menurun menjadi negatif 15,0, angka terlemah kedua pada 2016.

Logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut ketika laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim pengangguran awal turun sebesar 4.000 menjadi 265.000 pada minggu yang berakhir 13 Agustus.

Analis mencatat bahwa angka tersebut lebih baik dari yang diharapkan dan cenderung memiliki dampak yang kuat pada laporan ketenagakerjaan Agustus, karena pekan ini adalah sampel untuk laporan periode tersebut.

Indeks dolar AS turun 0,46 persen menjadi 94,29 pada pukul 17.30 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Perak untuk pengiriman September naik 9,2 sen, atau 0,47 persen, menjadi ditutup pada USD19,74 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD18,5, atau 1,66 persen, menjadi ditutup pada USD1.133,2 per ounce.

(rzy)

Sumber : Okezone