Rifanfinancindo – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona positif pada pembukaan perdagangan pagi ini. Menutup perdagangan sore ini IHSG stagnan.

Rifanfinancindo | Foto: Rachman Haryanto

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini menjinak ke angka Rp 14.432. Dolar AS terus melemah sejak awal pekan ini setelah posisi kemarin di angka Rp 14.480.

Pada pra pembukaan, IHSG melompat 19,591 poin ke 6.110,841. Indeks LQ45 juga naik 4,859 ke 972,473.

 

Membuka perdagangan Rabu (8/8/2018), IHSG melanjutkan penguatan 15,411 poin (0,25%) ke 6.107,803. Indeks LQ45 naik 2,324 poin (0,2%) ke 969,718.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih menghijau naik 9,265 (0,13%) ke 6.100,506. Indeks LQ45 turun 0,375 poin (0,09%) ke 966,890.

Jeda perdagangan siang ini, IHSG menguat 11,841 poin (0,19%) ke 6.103,091. Indeks LQ45 naik 0,360 poin (0,04%) ke 967,938.

IHSG sempat terjungkal ke zona merah namun berhasil balik. IHSG bertambah 3,579 poin (0,06%) ke 6.094,829. Indeks LQ45 turun 2,610 poin (0,27%) ke 964,968.

Perdagangan saham sore ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham 456.749 kali dengan volume 10,1 miliar lembar saham dan nilai Rp 8,5 triliun

Sebanyak 5 saham sektoral jatuh dan menahan laju penguatan IHSG. Hanya 180 saham naik, 206 saham melemah dan 126 saham stagnan.

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di teritori positif pada perdagangan kemarin (07/08). Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.49% ke level 25,628.91, S&P terangkat 0.28% ke level 2,858.45 dan Nasdaq naik sebesar 0.31% ke level 7,883.66.

Sedangkan bursa regional mayoritas bergerak negatif sore ini. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
Indeks Nikkei 225 turun 0,08% ke 22.644,311
Indeks Komposit Shanghai turun 1,27% ke 2.744,070
Indeks Strait Times turun 0,40% ke 3.326,740
Indeks Hang Seng naik 0,39% ke 28.359,141.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) naik Rp 1.325 ke Rp 15.550, Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 1.100 ke Rp 7.000, Duta Pertiwi (DUTI) naik Rp 1.080 ke Rp 5.450 dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000.

Sementara yang masuk jajaran top losers antara lain, Unilever Indoensia (UNVR) turun Rp 550 ke Rp 43.000, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 350 ke Rp 8.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 28.650 dan Indika Energy (INDY) turun Rp 230 ke Rp 3.400. (dna/zlf)

Baca Juga :
Sumber : Detik
Rifanfinancindo