PT Rifan Financindo – JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diyakini tengah dalam kondisi prima. IHSG siap untuk mendaki menguat dengan perkiraan rentang support 5.310-5.210-5.180-5.040 dan resistance 5.400-5.4.60-5.525-5.590-5.650.

Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, tren penguatan saat ini terbentuk pada saat IHSG rebound di perdagangan sebelumnya. Dimana IHSG tertolong adanya pembacaan asumsi makro dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2017 oleh Presiden Joko Widodo kemarin.

“Kami melihat aksi penjualan kaum beruang di saham big cap indeks drivers dan lapis dua walaupun sempat membuat IHSG tekoreksi dibawah 5.400, namun tidak bertahan lama karena sentiment positif dari expektasi pertumbuhan ekonomi, dana masuk tax amnesty, perbaikan kinerja emitten serta rencana pemotongan pajak korporasi,” jelasnya dalam riset, Kamis (18/8/2016).

Di tengah tren penguatan yang baru dimulai, Yuganur menyarankan agar cepat-cepat melakukan akumulasi pembelian. Ada empat saham yang direkomendasikannya hari ini, berikut penjelasanya.

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) (Trading target: Rp5.950)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan BUMN ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2016-2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp5.950.

Entry (1) Rp5.725, Entry (2) Rp5.625, Cut loss point: Rp5.525

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (Trading target Rp820)

Harga komoditas yang mulai bottoming di low 10 tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp820

Entry (1) Rp750, Entry (2) Rp740, Cut loss point: Rp720

3. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) (Trading target Rp2.925-3.075)

Secara teknikal perbaikan short dan medium term trend emitten ini dapat digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan short dan medium term berikutnya ke Rp2.925-3.075

Entry (1) Rp2.770, Entry (2) Rp2.680, Cut loss point: Rp2.610

4. PT Pakuwon Jati (PWON) (BUY) (Trading Target Rp685-720)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium emitten property ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp685-720.

Entry (1) Rp645. Entry (2) Rp635, cut loss point: Rp625.

(rzy)

Sumber : Okezone