PT Rifan Financindo – JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dipercayai akan mampu berbalik arah menuju penguatan. Anjloknya IHSG kemarin menjadi momentum untuk melakukan akumulasi pembelian oleh pelaku pasar.

Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko memprediksi laju IHSG hari ini akan berada pada rentang support 5.310-5.270-5.210-5.180 dan resistance 5.410-5.470-5.525.

“Kami melihat walaupun aksi jual terjadi setelah keraguan Fed mengenai kenaikan bunga di September nanti, namun pembelian saham big cap dan lapis dua oleh para pelaku pasar dapat menahan kejatuhan IHSG lebih lanjut. Sehingga dapat membuka peluang untuk rebound kembali ke resistance di 5.400 dan 5.470 setelah pasar mulai tidak ikut galau lagi mengikuti mood the FED,” tuturnya dalam riset, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Kendati begitu, Yuganur mengimbau agar tetap berhati-hati dalam melakukan perdagangan hari ini. Ada empat saham yang menurutnya akan cukup aman untuk diboyong. Berikut penjelasanya:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) (Trading target: Rp11.500-11.800)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan big cap BUMN ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2016-2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp11.500-11.800

Entry (1) Rp11.125, Entry (2) Rp10.925, Cut loss point: Rp10.825

2. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) (Trading target Rp1.590-1.630-1.680)

Harga komoditas yang mulai bottoming di low 10 tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp1.590-1.630-1.680.

Entry (1) Rp1.545, Entry (2) Rp1.515, Cut loss point: Rp1.480

3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) (Trading target Rp4.350)

Secara teknikal perbaikan short dan medium term trend big cap telco ini dapat digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan short dan medium term berikutnya ke Rp4.350.

Entry (1) Rp4.140, Entry (2) Rp4.110, Cut loss point: Rp4.060

4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (BUY) (Trading Target Rp670)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium emitten property ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp670

Entry (1) Rp610. Entry (2) Rp580, cut loss point: Rp520

(dni)

Sumber : Okezone