PT Rifan Financindo – JAKARTA – Reli penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup panjang membuat sebagian investor sudah mulai melakukan aksi profit taking. Namun aksi dari kaum bearish tersebut masih belum bisa melampaui akumulasi beli dari kaum bullish.

Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko percaya kondisi ini masih akan berlangsung pada perdagangan hari ini. Diperkirakan indeks masih akan menguat dengan rentang support 5.200-5.150-5.080-4.980 dan resistance 5.300-5.370-5.420

“Walaupun sering didera oleh aksi penjualan para pelaku pasar bearish yang berharap IHSG akan terkoreksi di bawah 5.200, namun kami melihat pembelian saham big cap index drivers dan lapis dua oleh kaum banteng menahan penurunan lebih lanjut. Sehingga potensi pergerakan IHSG ke depan lebih cenderung ke 5.370-5.420 versus koreksi ke 5.150-5.080,” tuturnya dalam riset, Jumat (29/7/2016).

Akumulasi beli pun masih direkomendasikan pada perdagangan hari ini dengan tetap memperhatikan pergerakan kondisi pasar. Ada empat saham yang direkomendasikan Yuganur hari ini, berikut penjelasannya.

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) (Trading target Rp10.700-11.300)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emiten perbankan big cap BUMN ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2016-2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp10.700-11.300.

Entry pertama Rp10.050, entry kedua Rp9.850, cut loss point Rp9.750.

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) (Trading target Rp1.080-1.150)

Harga komoditas yang mulai bottoming di low 10 tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah setelah tertekan sekian lama membuat emiten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp860-900.

Entry pertama Rp1.045, entry kedua Rp1.035, cut loss point Rp1.020.

3. PT Wika Beton Tbk (WTON) (Trading target Rp1.150)

Secara teknikal perbaikan short dan medium term trend emiten konstruksi BUMN ini dapat digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan short dan medium term berikutnya ke Rp1.150.

Entry pertama Rp1.010, entry kedua Rp995, cut loss point Rp985.

4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Buy) (Trading Target Rp.680)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium emiten properti ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp680.

Entry pertama Rp625, entry kedua Rp615, cut loss point Rp595.

(rai)

Sumber : Okezone