Pada perdagangan valuta asing di hari Senin(20/10) mata uang poundsterling telah diperdagangkan sedikit berubah terhadap dolar AS, pasca rilisnya laporan sentiment konsumen dan komentar dovish oleh bank dari Inggris pada hari sebelumnya.

Selama berlangsungnya perdagangan, GBPUSD diperdagangkan di level 1.6092.

Pasangan mempunyai level support di level 1.5940, dan level resistant di level 1.6180.

Sebelumnya,? Kepala Ekonomom BoE, Andy Haldane mengatakan bahwa tarif bisa tetap rendah untuk jangka yang lebih lama dan memperingatkan bahwa kondisi ekonomi semakin memburuk.

Haldane menunjuk perlambatan pertumbuhan global, meningkatnya risiko geopolitik dan keuangan dan prospek inflasi yang terkendali karena memperlambat pertumbuhan upah Inggris dan turunnya harga komoditas di seluruh dunia.

Sterling merosot ke posisi terendah 11-bulan terhadap dolar pada awal minggu setelah data menunjukkan bahwa inflasi tahunan Inggris melambat menjadi 1,2% pada bulan September, turun dari 1,5% pada bulan Agustus.

Data memberikan pandangan bahwa Bank Sentral Inggris akan tetap pertahankan tingkat suku bunga di rekor terendah untuk sementara waktu.

Menjelang sepekan ini, kami telah menyusun daftar dan peristiwa penting yang akan mempengaruhi pasar.

Selasa, 21 Oktober

Inggris akan merilis laporan pinjaman sektor publik.

AS akan merilis laporan penjualan rumah yang sudah ada.

Rabu, 22 Oktober

Bank Sentral Inggris akan merilis hasil kebijakan terbaru nya.

AS akan merilis laporan inflasi konsumen.

Kamis, 23 Oktober

Inggris akan merilis laporan penjualan ritel, pesanan industri, dan persetujuan hipotek.

AS akan merilis laporan mingguan klaim pengangguran.

Jumat, 24 Oktober

Inggris akan merilis data pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga.

AS akan merilis laporan penjualan rumah baru.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/proyeksi-mingguan-gbpusd-8/