PT Rifan Financindo – MEDAN – Untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota metropolitan, Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin mengimbau masyarakat Kota Medan untuk memanfaatkan program Smart City. Karena program tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat.

?Kita harus manfaatkan Smart City ini, karena melalui itu masyarakat tidak perlu lagi berhubungan langsung ke satu kantor dinas tertentu untuk mengurus suatu izin. Cukup, manfaatkan IT yang ada di program smart city ini,? paparnya usai mengikuti paripurna istimewa HUT Kota Medan ke 426 di Gedung DPRD Kota Medan. (Baca juga: Padang Panjang Programkan Pengembangan Smart City)

Menurut Tengku Dzulmi Eldin, memasuki usia ke426 tahun, sudah saatnya masyarakat Kota Medan melek teknologi. Terlebih lagi, Kota Medan sendiri telah memiliki sarana yang mendukung untuk mengaplikasikan program Smart City tersebut.

Soalnya, dengan memanfaatkan Smart City tersebut, segala urusan masyarakat bisa lebih cepat selesai dan otomatis Smart City itu turut andil dalam membangun Kota Medan.

?Tidak dapat dipungkiri, SmartCity turut membangun Kota Medan. Untuk itu, manfaatkanlah Smart City ini,? paparnya.

Lebih lanjut Dzulmi Eldin menambahkan berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan di Kota Medan di 2016 memang belum merata.

Pembangunannya tidak fokus kepada satu bidang pembangunan terntentu. ?Tahun depan, kitaakan fokus kepada satu bidang tertentu. Kita bangun sampai tuntas, baru fokus kepada bidangyanglain.

Pembangunan seperti itu lebih baik dan akan disesuiakan dengan kebutuhan masyarakat,? paparnya. Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Assitent Pemerintahan Bidang Kesra Pemprov Sumut, Fitriyus mengungkapkan, Pemrov Sumut menyambut baik pembangunan di Kota Medan.

Untuk lebih meningkatkan pembangunan tersebut, diharapkan Pemko Medan dapat bersinergi dengan DPRD Kota Medan. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu.

Menurutnya, untuk menciptakan kondisi Kota Medan yang aman dan kondusif, Pemko Medan harus terus menjalin hubungan baik dengan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) di antaranya dengan pihak kepolisiaan, kejaksaan, tentara dan lainnya. (Baca juga: Penerapan Smart City Diminta Libatkan Universitas)

?Di usia ke 426 tahun, Kota Medan harus tidak hanya harus bisa menciptakan suasana yang lebih aman ,? paparnya. Sementara itu, mantan Wali Kota Medan Bachtiar Djafar periode 1990-2000 menilai kemauan Dzulmi Eldin untuk membangun Kota Medan sudah ada.

Sayangnya, Pemko Medan kurang melakukan kordinasi dengan Pemprov Sumut. Hal itu menyebabkan, pembangunan Kota Medan tidak terarah. ?Sebagai contoh, tata ruang Medan Binjai Deli Serdang (Mebidang). Medan ini tidak lepas dari Mebidang.

Terlebih saat pengembangan Bandara KNIA nanti, Medan tidak lepas dari Bandara KNIA itu,? ungkapnya.

(rzk)

Sumber : Okezone