RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pada perdagangan Selasa (18/11), ?IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 5.025-5.075 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain: ?INAF, JSMR, ITMG, KLBF, dan SSMS.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa hari ini antara lain: ?TLKM, UNVR, PGAS, GGRM, dan INTP dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 17,4 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing ?di antaranya: ?BBNI, SMGR, ASII, ITMG, dan UNTR.? Secara teknikal, indeks belum keluar dari fase sideways dan masih test resist MA50 meski kenaikan hari ini didukung volume dan berhasil bertahan di area upper band bollinger. Stochastic dan RSI flat sementara MACD positif convergence.

Keputusan kenaikan harga BBM subsidi dapat memberi sentimen negatif di tengah menguatnya bursa regional. IHSG masih menguat tipis setelah bergerak relatif mixed kemarin. Belum adanya sentimen beli asing dapat menghambat peluang positif. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran negatif pada hari ini.

Pada perdagangan Senin (17/11) IHSG naik 5 poin (+0.09%) ke level 5.043,94 menyusul perjanjian damai antara KMP dan KIH namun masih menanti kenaikan harga BBM sehingga hanya naik tipis di akhir sesi.

Sektor konsumer menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp 441,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix pada kisaran sempit, dimana Dow Jones dan S&P500 menguat sedangkan Nasdaq Composite melemah. Sentimen negatif berasal dari melemahnya saham lapis kedua dan ketiga serta kecemasan akan terjadinya resesi di Jepang. Adanya berita aksi korporasi merger akuisisi emiten menjadi faktor positif.

Ekonomi Jepang secara tak terduga turun 1,6% pada kuartal ketiga dari kuartal sebelumnya yang turun 7,3%, lebih buruk dari ekspektasi yang diperkirakan tumbuh 2,2%. Sementara itu data industrial production AS bulan Oktober mengalami penurunan 0,1% dari bulan sebelumnya yang naik 0,8%, yang mengindikasikan manufaktur pada awal triwulan IV melambat. Sedangkan indeks Empire manufacturing bulan November naik pada level 10,2, lebih rendah dari perkiraan 12.

Mario Draghi dalam testimoninya menyatakan diperluasnya program pembelian aset oleh ECB untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dapat mencakup obligasi pemerintah.itu kenaikan harga BBM subsidi diperkirakan akan direspon positif oleh pasar.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pre-opening-ihsg-diperkirakan-mixed-cenderung-menguat-17/