Pada perdagangan hari ini, IHSG masih berpotensi menguat dan coba menguji resistance terdekat di 5.107 serta support di 5.015.? IHSG ?diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 5.000-5.080. Rekomendasi: TBIG, BBRI, CPIN, BBCA, WIKA, BBTN, WSKT, ADHI, dan AKRA.

Dari dalam negeri, Presiden Joko Widodo kembali menunda pengumuman kabinetnya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kabarnya belum merespons daftar nama yang disodorkan untuk menggantikan 8 nama calon menteri yang dicap terindikasi korupsi. Penundaan juga terjadi karena Joko Widodo menunggu pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sesuai aturan, perubahan nomenklatur kabinet yang akan diusungnya harus mendapat pertimbangan DPR. Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan Joko Widodo akan mengumumkan kabinet pemerintahannya.

Tercatat IHSG pada perdagangan Rabu 22 Oktober 2014 ditutup menguat 0,89% pada level 5.074. Sektor pertambangan mengalami kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp 44,9 miliar.

Pasar saham AS berbalik melemah seiring adanya aksi ambil untung dan rilis data inflasi. Koreksi dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar -0,92% dan indeks S&P 500 sebesar -0,73%.? Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pelemahan bursa global. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar -0,74% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang turun -0,18%.

Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah yang antara lain dipicu oleh menguatnya dolar AS karena data inflasi yang secara tak terduga mengalami kenaikan. Inflasi AS bulan September tercatat naik 0,1%, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,2% dan lebih tinggi dari estimasi yang diperkirakan stagnan. Inflasi ini mengurangi potensi The Fed akan menunda penghentian program pembelian obligasi pada akhir bulan ini dan kenaikan suku bunga pada pertengahan tahun depan.

Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,04% ke level USD 80,49 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,26% ke posisi USD 1.242,30 per troy ounce.

Harga minyak mentah melemah pada level terendah selama dua tahun terakhir karena laporan persediaan minyak mentah mengalami kenaikan lebih banyak dari perkiraan. Cadangan minyak meningkat 7,11 juta barel, lebih banyak dari perkiraan yang sebesar 3 juta barel. Emas melemah pada level terendah selama dua pekan terakhir.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pre-opening-ihsg-diperkirakan-mixed-cenderung-menguat-15/