RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi. Pelaku pasar masih menanti soal kepastian kenaikan harga bahan bakar subsidi (BBM) oleh pemerintah.? Secara teknikal, indeks turun tipis, tidak disertai volume, namun tertahan resist MA50 dan candle hanging yang menunjukkan sinyal bearish reversal. MACD positif namun RSI flat dan stochastic overbought.

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 333,9 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing antara lain: ?BBRI, JSMR, ASII, INTP, dan ADRO. Sementara itu saham-saham yang menjadi pemberat bursa di antaranya: ?SMGR, INTP, KLBF, UNTR, dan CPIN.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: Indeks Nikkei 225 melonjak 522,98 poin (3,19%) ke level 6.936,74 dan Indeks Straits Times turun 8,71 poin (0,26%) ke level 3.282,13.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berakhir turun tipis 4 poin setelah seharian berada di zona merah. Aksi borong saham jelang penutupan berhasil mengurangi koreksi IHSG.? Menutup perdagangan awal pekan, Senin (3/11), IHSG menipis 4,038 poin (0,08%) ke level 5.085,509. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,255 poin (0,03%) ke level 868,306.

Sementara Wall Street berakhir mixed. Indeks S&P 500 dan Dow Jones berakhi negatif setelah sentuh rekor intraday, tapi Nasdaq menguat didorong saham semikonduktor.? Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 24,28 poin (0,14%) ke level 17.366,24, Indeks S&P 500 kehilangan 0,24 poin (0,01%) ke level 2.017,81 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 8,17 poin (0,18%) ke level 4.638,91.

Bervariasinya pergerakan bursa dunia dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG berada di kisaran negatif setelah relatif tertahan di sekitar?resistance-nya kemarin. Namun, masih adanya minat beli asing diharapkan dapat menghambat peluang negatif. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di area yang positif hari ini.