RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Untuk perdagangan awal pekan ini, Senin (27/4) IHSG diperkirakan bergerak?mixed, cenderung melemah. IHSG diperkirakan akan berada di kisaran level 5.405-5.466.? Pergerakan ?IHSG ?pada akhir minggu kemarin ditutup di 5.435, sementara indeks unggulan LQ-45 di 923. Pergerakan IHSG selama minggu kemarin bervariasi dan?sideways/non-trending, dengan kecenderungan volume perdagangan menurun di bawah rata-rata.

Diperkirakan? pergerakan IHSG pada minggu ini juga masih akan?sideways, dengan?support?5.350 dan?resistance?5.524. Beberapa sektor yang dapat dicermati dan dapat menjadi acuan untuk transaksi minggu ini adalah, sektor konsumsi yang kembali break high dan sektor properti yang masih berada di jalur?up trend?jangka pendek.

Pada pekan ini, emiten yang akan merilis laporan keuangan diantaranya Apple, Exxon Mobil, dan Chevron. Data durable orders bulan Maret naik 4%, setelah bulan sebelumnya turun 1,4%.? Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya Case-Shiller 20 city index, consumer confidence, GDP Q1, pending home sales, personal income, personal spending, Chicago PMI, ISM index, construction spending, Mich Sentiment dan auto sales. Pasar juga akan menantikan indikasi kapan The Fed akan mulai menaikkan suku bunganya, pada pertemuan The Fed pada pekan ini, yaitu pada Selasa dan Rabu.

Untuk sektor agribisnis, sektor industri dasar, sektor keuangan, sektor infrastruktur, sektor manufaktur dan sektor perdagangan, masih berada dalam fase konsolidasi secara grafik sektoral. Sedangkan untuk sektor pertambangan masih berada dalam tren Bearish.? Kurs Rupiah bergerak pada kisaran Rp 12.903-Rp 12.947/USD dan ditutup pada level Rp 12.922/USD. Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi USD ?57,15 /bbl.

Di sisi lain, Indeks bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat yang dipicu oleh kinerja keuangan dari Google, Amazon, dan Microsoft. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat pada rekor tertinggi. Menurut konsensus Reuters, kinerja keuangan emiten pada triwulan I diperkirakan pendapatan emiten turun 3,5% dan laba turun 1,3% karena menguatnya dolar AS dan turunnya harga minyak mentah.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pre-opening-ihsg-diperkirakan-bergerak-mixed-cenderung-melemah-23/