RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pada? perdagangan ?akhir pekan ini,? diestimasikan ?masih akan bervariasi, ?cenderung menguat tipis, ?tidak banyak berubah, dengan kisaran IHSG di 5.450?5.524. Di saat?sideways?seperti ini, pasar biasanya akan di ramaikan oleh saham-saham lapis dua dan tiga.? ??Hari ini (10/4) IHSG diperkirakan akan bergerak?mixed?cenderung menguat di kisaran 5.475-5.525, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BISI, GIAA, CPRO, ENRG, dan SMDR.

Untuk perdagangan Kamis (9/4) IHSG ?ditutup menguat +14,31 (+0,26%) ke 5.500,90. Sementara indeks unggulan LQ-45 ditutup menguat +2,39 (+0,25%) 955,88. Sebanyak delapan sektor menguat, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik +2,03% dan sektor manufaktur yang menguat +0,90%.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa antara lain UNTR, ASII, UNVR, GGRM, dan INTP, di mana asing tercatat melakukan?net sell?di pasar reguler sebesar Rp 202 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing antara lain TLKM, BBCA, BMRI, KLBF, dan BBNI.? Secara teknikal, indeks?rebound?dan tutup diatas MA5-nya disertai volume dengan bullish harami candle. Stochastic dan MACD positif sementara MACD flat. ?Di sisi lain, pasar saham Hong Kong melejit, pasca program Shanghai-Hong Kong Stock Connect. Program yang menggabungkan dua pasar saham paling ramai di Asia itu menjadi berkah bagi saham perusahaan Hong Kong.

Pada perdagangan kemarin, seperti dikutip dari?Reuters, Jumat (9/4/2015), Indeks Hang Seng sempat melompat hingga 6,4%, sampai akhirnya ditutup dengan naik 3,4% dalam sehari.? Investor dari China berlomba-lomba memborong saham-saham yang tercatat di bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng China Enterprises Index, yang memuat saham perusahaan China di Bursa Hong Kong, sempat melejit hingga 7,3% sebelum ditutup 3,4%.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pre-opening-akhir-pekan-ihsg-diperkirakan-menguat-tipis/