PT Rifan Financindo – Palembang – Perusahaan pertambangan asal Korea Selatan (Korsel) Made By Good (MBG) Group melalui anak usahanya, PT MBG Nikel Indonesia, telah memulai pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara.

Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Rp76 triliun di lahan seluas 311 hektare (ha). “Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara yang berperan serta dalam menarik investor dari sektor industri,” ujar Direktur Pengembangan Wilayah Industri I Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Arus Gunawan, dalam keterangan tertulisnya.

Arus menuturkan, pihak perusahaan sudah melakukan peletakan batu pertama tanggal 2 Januari lalu. Rencananya, pembangunan pabrik smelter nikel ini akan selesai selama dua tahun ke depan secara bertahap dan ditargetkan menyerap ribuan tenaga kerja.

Arus pun menegaskan aktivitas pabrik smelter merupakan salah satu upaya implementasi dari kebijakan hilirisasi industri yang membawa efek berantai terhadap perekonomian daerah dan nasional. Bahkan, dapat memperkuat struktur industri nasional sehingga akan lebih kompetitif di kancah global.

“Produk dari pabrik ini sangat diperlukan untuk industri hilir di dalam negeri sehingga akan berkontribusi memenuhi kebutuhan pasar domestik. Selain itu mampu meningkatkan daya saing produk kita baik di skala nasional maupun internasional,” ujarnya. Presiden Direktur MBG Group Lim Dong-pyo mengungkapkan pihaknya antusias dan optimistis dalam berinvestasi di Indonesia, khususnya di Konut.

“Kami senang dengan sambutan masyarakat di sini. Ini menjadi kampung halaman kedua kami karena sambutan yang sangat luar biasa ini. Kami ingin lebih cepat membangun pabrik smelter nikel di Konut,” katanya.

Sejak MBG berdiri selama sembilan tahun di Korsel, Indonesia tercatat sebagai negara ketiga lokasi investasi smelter setelah Amerika dan Rusia. Untuk investasi smelter di Konut ini pihaknya telah berkoordinasi dan mendapat rekomendasi langsung dari Presiden Korsel. Investasi MBG Group akan juga merambah sektor lain seperti tambak udang, pendidikan dan pelatihan untuk para petani, serta pengiriman mahasiswa lokal berprestasi untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi di Korsel.

“Kami berharap dengan kerja sama ini memberikan lapangan kerja besar buat seluruh masyarakat dan juga bagi mahasiswa asal Konut yang akan melanjutkan pendidikan di Korsel,” kata Lim Dong-pyo. Bupati Konut Ruksamin berharap pembangunan pabrik smelter ini bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal di Konut, terutama dengan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat Konut agar semua pembangunan berjalan lancar sesuai yang diharapkan kita semua. Ini merupakan kado HUT ke-11 Konut yang kami persembahkan untuk warga Konut,” tuturnya.

(Oktiani Endarwati)

(kmj)

Sumber : Okezone

PT Rifan Financindo