JAKARTA – Menghadapi masa pensiun rasanya menyenangkan bila bisa beristirahat setelah bertahun-tahun bekerja. Dapat bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga serta dapat menikmati dana pensiun untuk menghibur diri dimasa tua setelah kepenatan bekerja.

Namun, masalahnya bagaimana bila setelah pensiun biaya kebutuhan tetap besar? Tanggungan anak yang masih sekolah ataupun biaya hidup yang harus terus dipenuhi.

Seorang perencana keuangan, Freddy Pieloor, menuturkan hal yang harus Anda tanamkan pada diri sendiri adalah tak boleh menyusahkan anak Anda kelak dimasa tua.

“Semuanya karena kasih sayang tanpa pamrih,” ujarnya kepada Okezone di Jakarta.

Oleh karena itu, di masa muda Anda penting siapkan dana untuk kelak di masa tua. Pastikan bila Anda pensiun maka anak-anak Anda pun sudah dapat hidup mandiri.

Oleh sebab itu waktu menikah pun perlu diatur, untuk tak menikah diusia yang terlalu tua sehingga saat Anda pensiun, anak-anak masih membutuhkan biaya sekolah.

Namun apabila Anda tetap tak berniat menikah diusia muda, maka solusinya, saat masa muda Anda harus memiliki tabungan untuk memenuhi kebutuhan dimasa pensiun. Baik untuk kebutuhan sehari-hari ataupun untuk menanggung biaya sekolah anak.

Meminta bantuan anak tertua yang sudah mandiri pun tak apa bila dirasa perlu, namun jangan sampai memaksa anak untuk membantu. Pasalnya, mereka juga memiliki kehidupan pribadi dan rencana pribadi yang membutuhkan biaya.

“Nantinya anak pertama akan nikah tua. Menunda-nunda nikah karena biayain terus,” tutur Freddy.

Meski demikian Freddy yakin tanpa diminta bantuan pun, seorang anak akan berinisiatif untuk membantu kedua orang tuanya.

“Saya rasa tanpa diminta pun anak akan tetap bantu orangtuanya,” tutup Freddy.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/29/320/1300381/persiapkan-masa-tua-agar-tak-bebani-anak-cucu