Persahabatan bukanlah sekedar menjalin sebuah hubungan rasional. Yang didasari oleh kebutuhan sesaat, janji, kepentingan, kesepahaman atau subjektifitas, yang setelah dasar-dasar itu terlaksana atau terpenuhi lantas bubar begitu saja.

Persahabatan yang sesungguhnya adalah sebuah hubungan tetap, yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ketulusan, kejujuran dan kasih sayang yang mendalam. Seorang sahabat sejati akan selalu menjunjung tinggi dan mengedepankan persahabatannya diatas naluri keegoisan dirinya. Karena baginya sahabat adalah kaki, tangan, mata dan telinganya yang lain yang tidak melekat langsung dalam raganya, tapi ada dalam jiwanya.

Sahabat merupakan sebuah karunia yang patut kita. Syukuri dan jaga. Sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi kita Muhammad SAW. Ia yang seorang nabi saja tidak pernah mengenyampingkan para sahabatnya, apa lagi meninggalkan, baik dalam keadaan susah maupun senang. Bahkan musuh sekalipun tetap ia anggap sebagai sahabatnya.

?Sahabat yang sejati, ialah yang memperlakukan sahabatnya sebagaimana ia memperlakukan dirinya sendiri?.

?Kang Dakup?

SUMBER : http://kangdakup.wordpress.com/