Emiten pertambangan batubara,? PT Alam Karya Unggul Tbk (AKKU) membidik dana sebesar Rp 151,8 miliar dari rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak 1,51 miliar saham baru atau 23,3% dari modal disetor.? Harga penawaran dipatok sebesar Rp 100 per saham. Adapun PT Sinarmas Sekuritas akan bertindak sebagai pembeli siaga. Pemegang saham lama yang tidak mengeksekusi haknya memiliki reisiko dilusi efek hingga 88,84%.

Terkait hal tersebut, manajemen Alam Karya mengungkapkan, dana dialokasikan untuk ekspansi serta pengambilalihan utang. Sebesar Rp 38,02 miliar atau setara 25,9% dari total dana akan digunakan untuk akuisisi seluruh saham PT Mentara Bhakti Jaya Utama dan PT Mulawarman Putera Abadi Sakti di Kalimantan Timur.? Secara rinci, nilai akuisisi Mentari Bhakti mencapai Rp 20,7 miliar sedangkan Mulawarman Putera sebesar Rp 17,29 miliar. Kedua perusahaan bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batubara, meski belum melakukan kegiatan operasional.

Sesuai rencana, ?sebesar Rp 105,95 miliar atau setara 72,1% dana rights issue akan digunakan untuk membayar utang perusahaan yang baru diakuisisi. Utang Mentari Bhakti tercatat sebesar US$ 1,96 juta, sementara utang Mulawarman Putera mencapai Rp 84,5 miliar.?? Perdagangan saham HMETD di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan berakhir pada 17 Oktober 2014. Adapun perdagangan di pasar tunai dilakukan pada 22 Oktober 2014.

Untuk langkah korporasi ini, ?modal dasar Alam Karya akan ditingkatkan menjadi 6,5 miliar saham atau setara Rp 650 miliar. Hal ini akan mengubah ketentuan anggaran dasar Pasal 4 Ayat 1 Alam Karya.? Perseroan juga berniat membatalkan rencana private placement senilai Rp 7,01 miliar. Guna meminta persetujuan atas seluruh rencana, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Oktober 2014.

Perseroan semula ingin melepas 23 juta saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non-HMETD). Adapun harga pelaksanaan ketika itu dipatok sebesar Rp 305 per saham.? Per 30 Juni 2014, Alam Karya membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,18 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan tidak menghasilkan pendapatan. Sementara, rugi bersih pada semester I ? 2014 tercatat sebesar Rp 2,79 miliar, naik 116,2% dibandingkan periode sama 2013 senilai Rp 1,29 miliar.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/perluas-ekspansi-alam-karya-rencanakan-rights-issue/