RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah mengalami kenaikan mantap di akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu (8/6). Harga komoditas ini melonjak setelah Baker Hughes melaporkan bahwa lagi-lagi jumlah aktivitas pengeboran minyak di Amerika Serikat mengalami penurunan untuk 26 minggu berturut-turut.

Empat operasi pengeboran ditutup sepanjang pekan lalu di Negeri Paman Sam tersebut. Saat ini jumlah aktivitas pengeboran hanya tinggal 642. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka ini turun tajam. Tahun lalu pada waktu yang sama aktivitas pengeboran mencapai 1.536.

Harga minyak mentah pada perdagangan terakhir pekan lalu mengalami sesi yang fluktuatif. Brent sempat anjlok ke level 7 minggu terendah sebelum mengalami recovery. Kenaikan dollar dan keputusan OPEC untuk mempertahankan kuota produksi di kondisi pasar yang sudah mengalami kelebihan pasokan telah mengakibatkan harga minyak mentah melorot.

Di akhir perdagangan akhir pekan lalu harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Juli terpantau ditutup meningkat pesat sebesar 1,13 dollar atau setara dengan 1,95 persen. Harga komoditas tersebut ditutup pada posisi 59,13 dollar per barel. Harga minyak WTI sempat mengalami penurunan ke level terendah harian di posisi 56,83 dollar per barel.

Harga minyak mentah Brent juga tampak mengalami kenaikan juga di akhir sesi perdagangan pekan lalu. Harga minyak mentah tersebut menguat sebesar 1,20 dollar dan ditutup pada posisi 63,20 dollar per barel. Harga minyak mentah Brent sempat mencapai posisi paling rendah harian di level 60,94 dollar per barel.

Pada perdagangan Senin pagi ini harga minyak mentah terpantau mengalami pergerakan retreat dari posisi penutupan perdagangan pekan lalu. Pagi ini harga sudah tergerus melemah ke level 58,74 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia akan cenderung mengalami penurunan. Saat ini indikator teknikal masih mengisyaratkan pola yang bearish.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level support di level 57,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 56,00 dollar. Jika terjadi pergerakan menguat harga akan menemui resistance pada posisi 60,00 dollar dan 62,00 dollar.

SUMBER : http://vibiznews.com/2015/06/08/perdagangan-minyak-dunia-awal-pekan-lesu-lagi/