PT Rifan Financindo – MEDAN – Operasional perbankan akan libur mulai Senin 4 Juli 2016 dan berkativitas kembali pada Senin mendatang 11 Juli 2016. Meski begitu, Bank Indonesia (BI) jamin kebutuhan uang tunai akan tetap terpenuhi.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) Difi A Johansyah mengatakan, sesuai penetapan libur bersama oleh pemerintah maka mulai Senin 4 Juli, merupakan operasional terakhir perbankan sebelum memasuki hari raya Lebaran. Setelah itu pada Senin 11 Juli akan kembali beroperasional seperti biasa.

?Mengenai hari libur Lebaran, pada dasarnya perbankan mengikuti ketentuan pemerintah yaitu pada Senin 4 Juli sudah mulai cuti bersama. Karenanya bank juga akan libur terutama pada bagian kantor,? katanya di Medan.

Namun untuk beberapa kegiatan seperti kliring, RTGS dan pelayanan setoran akan tetap buka atau disebut perbankan dengan operasional terbatas yang dilakukan pada Senin 4 Juli namun mulai H-1 lebaran, operasional akan tutup total.

?Ada beberapa kegiatan setoran yang dilakukan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), jalan tol atau lainnya kepada bank yang masih tetap dilakukan pada H-3 Lebaran. Karena itu, BI tetap melayani kliring, RTGS dan lainnya untuk melayani kegiatan terbatas bank itu,? jelasnya.

Namun, ada beberapa bank yang tetap melayani kegiatan operasional terbatas tersebut pada hari libur Lebaran. Kegiatan ini disebut dengan pelayanan khusus.

?Khusus untuk kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan publik yaitu SPBU dan Jasa Marga. Sedangkan untuk operasional umum seperti menabung, tarik tunai dan lainnya masih libur hingga jadwal masuk,? ujarnya.

Meski begitu, lanjut dia, masyarakat yang membutuhkan uang tunai tidak perlu khawatir karena bank sudah menyediakan uang tunai pada tiap anjungan tunai mandiri (ATM) yang ada.

BI memastikan tiap ATM akan terisi dengan uang tunai sesuai kebutuhan masyarakat selama libur. ?Tiap bank punya metode sendiri dalam hal ATM. Bank pasti sudah menyesuaikan lokasi ATM dengan kebutuhan uang tunai di lokasi tersebut. Yang pasti, BI sudah meminta bank mengisi ATM-nya selama libur Lebaran sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhannya,? paparnya.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Negeri Medan (Unimed), M Ishak mengatakan, selama libur Lebaran hendaknya pengamanan juga ditingkatkan karena dengan mengisi penuh seluruh ATM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentu akan memancing tindak kriminalitas.

Karenanya, minimal tiga hari sebelum libur, pihak bank harus mulai mengecek ATM apakah masih berfungsi sebagaimana mestinya atau sudah diakali oleh oknum tertentu. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian yang akan dialami masyarakat.

(dni)

Sumber : Okezone