RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Melalui Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) menyepakati untuk membagikan dividen sebesar Rp 10 per saham atau total sekitar Rp 70,42 miliar yang disisihkan dari laba bersih tahun buku 2014 senilai Rp 304,87 miliar.

Sementara itu, Direktur Utama Tiphone Mobile Indonesia Tbk Tan Lie Pin dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (21/5) mengatakan bahwa sebagian besar laba bersih tahun buku 2014 juga akan dialokasikan untuk modal kerja mengingat perseroan masih akan terus melakukan ekspansi untuk memerluas jaringan pemasaran di tengah kompetisi industri seluler yang makin ketat.? Perseroan masih harus menyelesaikan proses migrasi dari Telkom Flexi ke Telkomsel yang telah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Migrasi ini memberikan peluang kepada Perseroan untuk meningkatkan pendapatan dari bisnis voucher.

Selain itu, dalam RUPS juga disepakati juga sebesar Rp 4 miliar dari laba bersih tahun buku 2014 disisihkan dan dibukukan sebagai dana cadangan. Selebihnya, akan disisihkan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja perseroan.

Menurut Tan Lie Pin, pada tahun 2015 ini, bisnis voucher perseroan tetap memberikan kontribusi terbesar, yakni sekitar 70 persen dari total pendapatan perseroan, di samping penjualan?smartphone.? Tercatat pada kuartal I 2015, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 4,06 triliun atau meningkat 35,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 3 triliun.? Pendapatan tersebut masih disumbangkan dari bisnis voucher yang mencapai Rp 2,41 triliun atau naik 27 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,90 triliun. Sedangkan pendapatan dari telepon seluler mencapai Rp 1,65 triliun, naik 49 persen dibandingkan kuartal I tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,10 triliun.

Untuk diketahui, pada kuartal I 2015, perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp 241,12 miliar. Sedangkan laba usaha Pereroan melonjak 80,9 persen dari Rp 90,01 miliar pada kuartal I 2014 menjadi Rp 162,83 miliar. Dengan demikian margin laba usaha perseroan meningkat dari 3 persen pada kuartal I tahun lalu menjadi 4 persen pada kuartal I tahun ini.? Pada periode yang sama, perseroan juga membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 85,36 miliar atau naik 40,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 60,74 miliar.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pemegang-saham-sepakat-tiphone-bagikan-dividen-rp-7042-miliar/